Manado – Siapa yang menyangka, Kota Manado yang mempunyai slogan torang samua basudara ternyata mendapat pringkat pertama rawan Pilkada. Sedang, Kabupaten Boltim dan Kota Bitung mendapat rangking dua dan tiga.
Hal itu pun menjadi perhatian serius dari Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung. Sehingga, anggota yang paling banyak mendapat bantuan personil Polda Sulut adalah ketiga daerah rawan Pilkada itu.
“Dalam Pemilu serentak ini, ada tiga daerah yang menjadi perhatian kami. Dan masing-masing daerah mempunyai tingkat kerawanan beda-beda. Yang pertama Kota Manado, kedua Boltim dan ketiga Bitung. Tapi kita sudah melakukan pencegahannya,” kata Brigjen Pol Wilmar Marpaung Senin (7/12/2015) sore.
“Kalau di Kota Manado sendiri, penyebabnya pendukung pasangan calon Jimmy Rimba Rogi dan Boby Daud masih belum menerima putusan dari KPU yang menganulir setelah diloloskan kembali pasangan itu,” sambungnya.
Sedangkan, di Kabupaten Boltim, Bupati dan Wakil Bupatinya kembali mencalonkan diri dan nantinya akan berhadapan memperebutkan kursi Bupati Boltim. Selain itu, daerah tersebut juga sering terjadi tarkam. “Tetapi hal itu sudah ditangani oleh Polres Bolmong. Para pelaku yang menyebabkan pertikayan antara dua kelompok di daerah itu sudah diamankan,” terangnya.
Untuk tingkat kerawanan di Kota Bitung sendiri lanjut Kapolda, peserta pasangan calonnya (Paslon) paling banyak, yakni tujuh Paslon. Yang lebih parahnya lagi, di Kota itu sempat terjadi pertikayan mengenai pembangunan Masjid.
“Itu juga sudah diatensi. Anggota sudah diberangkatkan di tiga daerah tersebut. Jadi bila masih ada masyarakat yang coba mengganggu jalannya Pemilu serentak ini akan ditindak tegas,” jelasnya.
Mengingat, Pilkada adalah program pemerintah. Jadi kata Kapolda, siapapun yang mengganggu jalannya Pilkada berarti melawan pemerintah dan bisa dikategorikan tindakan maker.
Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan, Polda Sulut mendapatkan bantuan personel BKO dari Korps Brimob Polri berjumlah dua kompi atau 200 personel. Personel ini akan diperbantukan ke Polres/ta jajaran, bersama 1.004 personel Mapolda Sulut lainnya dengan perincian.
Polresta Manado 350 personel; Polres Minahasa 30 personel; Polres Minut 140 personel; Polres Minsel 100 personel; Polres Tomohon 60 personel; Polres Bitung 60 personel; Polres Bolmong 191 personel; Polres Sangihe 33 personel dan Polres Talaud 40 personel. (jenglen manolong)




















