Masyarakat Berikan Usulan di Musdes RKPDes Bukit Tinggi 2024

Minahasa – Pemerintah Desa (Pemdes) Bukit Tinggi Kecamatan Kakas Barat, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2024, bertempat di Kantor Desa, Kamis (31/08) siang.

Kegiatan yang mengundang tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat ini, dihadiri langsung Camat Kakas Barat Jeane Sumendap SP, serta seluruh Perangkat Desa, dan dibuka secara resmi oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Mihar Tambuak.

Musdes RKPDes ini sendiri bertujuan untuk membahas program sosial kemasyarakatan dan pembangunan Desa Bukit Tinggi tahun 2024. Dalam Musdes ini, Pemdes Bukit Tinggi memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat, untuk memberikan masukan dan usulan.

Camat Kakas Barat Jeane Sumendap SP mengatakan, Musdes ini sangat penting dan strategis dalam merencanakan pembangunan desa. Untuk itu, dirinya berharap, apa yang dihasilkan dalam Musdes ini benar-benar untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Bukit Tinggi.

“Kehadiran masyarakat dalam Musdes ini sangatlah penting. Tentu semakin banyak masyarakat yang hadir dan memberikan masukan, maka itu akan lebih bagus,” tukasnya.

Sumendap berpesan kepada seluruh peserta Musdes, agar apa yang menurut Pemdes dan masyarakat sangat penting dan perlu dibangun, itulah yang diprioritaskan untuk dikerjakan.

“Yang pasti ada banyak usulan dari masyarakat. Tentu tidak semua usulan bisa terakomodir. Untuk itu, prioritaskan apa yang perlu. Untuk usulan yang belum terealisasi karena keterbatasan anggaran. Untuk usulan lain, bisa juga kita usulkan lintas sektor ke kabupaten, sekiranya bisa diakomodir instansi teknis terkait di Pemerintah Kabupaten Minahasa,” pungkasnya.

Sementara, Hukum Tua Desa Bukit, Alfrintje Sahelangi mengatakan, semua usulan masyarakat ini ditampung, dan nantinya akan diputuskan bersama, mana yang akan dilaksanakan karena dianggap paling mendesak dilakukan, dan mana yang belum segera dilaksanakan.

“Kami menerima semua usulan dan masukan dari masyarakat untuk direalisasikan tahun depan. Karena ini baru sebatas usulan, nanti akan ada musyawarah penetapan,” terang Sahelangi.

Adapun beberapa usulan yang masuk diantaranya, pengembangan Desa Wisata, lanjutan pembuatan paving blok jalan desa yang masih sekitar 600 meter, drainase, pengadaan air bersih, jalan perkebunan, jalan pekuburan, pemecah ombak, pengadaan tempat sampah, pengadaan peralatan bagi nelayan seperti katinting dan jala ikan, serta rumah dinas guru.

“Semua masyarakat kita undang, agar supaya hadir di Musdes ini dan memberikan masukan. Semua masyarakat diberi ruang untuk mengusulkan atau memberikan masukan,” pungkasnya.

Musdes RKPDes Bukit Tinggi ini sendiri juga dirangkaikan dengan kegiatan Rembug Sunting. Desa Bukit Tinggi sendiri merupakan desa yang bebas dari stunting. Namun demikian, Pemdes tetap mengantisipasi hal tersebut dengan memberikan bantuan tambahan untuk gizi masyarakat yang terindikasi atau berpotensi mengidap stunting.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan