Minahasa – Kecamatan Tompaso Barat menggelar kegiatan Workshop Percepatan Penaggulangan Stunting, bertempat di Balai Desa Pinabetengan Selatan, Jumat (08/12).
Hadir sebagai narasumber, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny Djeneke Kumendong- Onibala- SH MSA, didampingi Camat Tompaso Barat Stefry Pandey ST MAP.
Sekda Watania mengatakan, program Percepatan Penanggulangan Stunting merupakan program strategis pemerintah yang saat ini dipacu Pemerintah setelah pandemi covid. Dan tahun 2023 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berhasil menurunkan angka stunting menjadi 20%.
Pemkab Minahasa menurutnya tetap memberikan support dan dukungan untuk terus memproklamirkan bahwa, ancaman stunting itu tetap masih ada dan tidak boleh lengah atau mengabaikan.
“Konsep kita adalah bagaimana kita menciptakan SDM yang di butuhkan yang dapat menjadi kader penerus perjuangan bangsa, sebab tantangan kedepan akan semakin besar yang akan dikerjakan melalui proses elektronik atau digitalisasi dan mempersiapkan SDM agar tidak tertinggal dalam perkembangan informasi, baik sosial budaya dan pertahanan keamanan,” ujarnya.
Lanjut kata dia, penanganan Stunting di Kecamatan Tompaso Barat sudah berhasil. Dia mengimbau kepada jajaran pemerintahan hingga ke aparat desa agar penaggulangan stunting terus menjadi perhatian bersama.
Hadir dalam kegiatan Workshop, Perwakilan dari Dinas PMD, Tenaga Ahli, Perangkat Kecamatan, Para Hukum Tua, Pendamping Desa, serta Perangkat Desa.(fernando lumanauw)




















