Bitung- Menjelang pemilihan walikota, tensi politik di Bitung makin memanas. Sejumlah partai politik terus melakukan komunikasi antar partai dan fraksi, dalam rangka memenuhi persyaratan 20 persen jumlah kursi DPRD atau 25 persen suara sah pada pemilihan legislatif 2014 lalu.
Salah satu diantaranya adalah partai Nasdem yang memiliki 4 kursi di DPRD, kabarnya akan berkoalisi dengan Partai Hanura dan PKB, yang membentuk 1 fraksi di DPRD dengan jumlah 3 kursi.
Ketua fraksi Nasdem, Alexander Wenas beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya akan melaukan koalisi dengan partai yang memiliki visi dan misi yang sama. Target Nasdem menurutnya adalah merebut posisi walikota periode mendatang.
Sementara itu, satu-satunya legislator dari PKB, Tonny Yunus, SE yang tergabung satu fraksi dengan Hanura mengatakan, peluang koalisi dengan Nasdem dan Hanura terbuka lebar, karena saat ini penjajakan dan komunikasi terus dilakukan.
“Ada kemungkinan memang PKB dan Hanura akan koalisi dengan Nasdem di Pilwako,” kata Yunus.
Salah satu tokoh pemuda Bitung, Hasan Suga mengatakan, pasangan ideal jika memang Nasdem akan berkoalisi dengan Hanura dan PKB adalah, Anthonius Supit sebagai calon walikota dan Tonny Yunus sebagai calon wakil walikota.
“Kalau Anthonius Supit berpasangan dengan Tonny Yunus, itu sangat baik dan pasangan yang bakal menang, karena keduanya selain masih muda, juga diterima disemua kalangan masyarakat. Hal ini terlihat dimana mereka berdua meraih suara signifikan pada Pileg lalu,” kata Suga.
Yunus sendiri ketika dimintai tanggapannya soal ini mengatakan, dirinya siap maju sebagai calon wakil walikota, jika memang ditugaskan partai.
“Saya ini orang partai. Jika partai saya yakni PKB mencalonkan saya, sebagai kader tentunya harus siap, demi mengabadi bagi bangsa dan rakyat,” kata mantan sekretaris DPD KNPI Bitung ini. (hezky)




















