Pasca Banjir Bandang Harga Kebutuhan Dapur di Manado Berfluktuasi

 

Manado-Pasca banjir bandang yang melanda Kota Manado, Provinsi sulawesi Utara (Sulut), harga sejumlah kebutuhan dapur di sentra perdagangan kota Manado dan sekitarnya berfluktuasi. Pantauan media ini, Senin (21/01), di dua Pasar Tradisonal yang ada di Manado, yaitu Pasar Bersehati dan Karombasan menunjukkan harga yang berfluktuasi.

Seperti contoh, harga cabe rawit (rica) masih stabil dikisaran Rp 21.600, sementara bawang merah malah turun. “Sekarang harga bawang merah turun menjadi Rp 39.450/kg, dari hari sebelumnya Rp 40.600/kg,” kata Utu, pedagang di Pasar Karombasan.

Kebutuhan dapur lainnya, seperti telur ayam harganya tetap berada dikisaran Rp 22.175/kg. Sedangkan minyak goreng dan gula pasir curah masih sama dengan harga di hari sebelumnya, yakni masing-masing Rp 6.125/kg untuk minyak goreng dan gula pasir curah sekitar Rp 12.150/kg. Malah, harga tepung terigu turun dari sebelumnya Rp 8.500/kg, hari ini menjadi Rp 8.375/kg.

Yang mengalami peningkatan harga adalah bawang putih. Naik sekitar Rp 3.750/kg atau mengalami perubahan 35,59 persen. Di mana, hari sebelumnya hanya Rp 10.538/kg, saat ini menjadi Rp 14.288/kg. Sementara, dari pantauan media cybersulutnews.co.id, kebanyakan konsumen membeli kebutuhan dapur tersebut dengan jumlah yang banyak. “Ini dibeli untuk korban banjir,” kata salah satu konsumen sambil bergegas pergi.(nancy)

Tinggalkan Balasan