Minahasa – Pawai Kerukunan dan Pawai selebrasi Paskah dipastikan akan turut memeriahkan hajatan Paskah Nasional tahun 2017 di Stadion Maesa Tondano, 22 April mendatang.
Hal ini dikatakan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, kepada sejumlah wartawan, saat dirinya turun langsung di Stadion Maesa Tondano untuk melakukan kerja bakti massal bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat perutusan dari 227 Desa dan 43 Kelurahan yang ada di 25 Kecamatan di Kabupaten Minahasa, Rabu (19/04) pagi hingga sore hari.
Menurut JWS, untuk kegiatan Paskah Nasional 2017 ini, Minahasa memiliki tugas menyukseskan Pawai Paskah dan Ibadah Raya Paskah, sehingga untuk kedua hal ini telah benar-benar di persiapkan secara matang.
“Tanggung jawab kita di Minahasa yakni pelaksanaan Pawai Paskah dan Ibadah Raya Paskah. Untuk Pawai Paskah kita berharap ada 200 Mobil hias yang akan terlibat. Kita buat dua bagian, didepan ada Pawai dengan simbol kerukunan atau Pawai Kerukunan, dimana yang berperan pemerintah dan di belakang ada Pawai Paskah dimana yang berperan adalah gereja. Pawai ini akan mengambil start di Benteng Moraya dan finish di Stadion Maesa Tondano,” terang JWS.
“Untuk Pawai Kerukunan, ini akan menunjukkan kepada nasional dan dunia bahwa ada kerukunan yang luar biasa di Sulawesi Utara secara khusus di Minahasa. Kita mau buktikan bahwa disini kita tidak pernah mempermasalahkan soal perbedaan suku, ras dan agama,” kata JWS lagi, sembari berharap Kamis (20/04) besok semua persiapan sudah clear.
“Saya memohon dukungan dari semua warga di Minahasa. Doakan agar cuaca cerah saat hajatan ini berlangsung dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa agar tetap menjaga kemanan dan ketertiban serta menjadi tuan rumah yang baik,” pungkasnya.
Lanjut dikatakan JWS, hajatan nasional ini perlu mendapat perhatian khusus sebab Minahasa untuk kedua kalinya dipercayakan menjadi tuan rumah pelaksanaan iven nasional, sehingga harus beri yang terbaik.
“Ini hajatan nasional, sehingga kita benar-benar total mempersiapkan segala sesuatu untuk suksesnya acara ini, mulai dari pembersihan tempat pelaksanaan hingga sekitar tempat pelaksanaan,” tukas JWS.(fernando lumanauw)




















