Peluk, Cium, Airmata dan Lambaian Tangan Untuk Mokodongan

Manado – Panggung di kantor Gubernur Sulut, Rabu (12/10) bukan hanya milik Sekprov Sulut Edwin Silangen yang resmi dilantik Gubernur Olly Dondokambey di ruang Mapalus.

Ada panggung lain milik mantan Sekprov Sulut Siswa Rachmat Mokodongan.

Beberapa menit usai pelantikan, kantor Sekprov yang masih dihuni Mokodongan diserbu ratusan ASN. Mereka mengucapkan selamat jalan.

Mokodongan dipeluk, dicium serta diajak foto bersama. Hampir semua ASN meneteskan air mata.

Saat Mokodongan hendak berlalu, mereka minta Mokodongan agar bisa tinggal beberapa saat.

“Sadiki lei kwa pa,” kata mereka.

Kepada semua ASN, Mokodongan berpesan agar mendukung Sekprov baru.  “Ayo dukung pak Edwin,” kata dia.

Ketika Mokodongan turun ke lobby, hendak menuju mobilnya untuk berlalu, beberapa ASN yang biasa mangkal di kantor depan menyalami Mokodongan.

Ia masih sempat bercanda, dengan menggelitik seorang ASN, kemudian bergegas naik di mobil. Di atas mobil, air mata Mokodongan tercurah.

Tak hanya ASN, beberapa THL, bahkan loper koran turut mengantarkan Mokodongan dengan lambaian tangan dan air mata.

“Pak Mokodongan banyak bantu pa torang, waktu hari raya dia bantu pa kita, dia tau tape nama padahal kita bukang apa – apa,” kata seorang THL

Mokodongan kepada wartawan mengatakan, ia menerapkan manajemen humanis untuk memimpin.

“Saya selalu mengedepankan sikap yang manusiawi dalam hubungan dengan bawahan,” kata dia.

Dikatakan Mokodongan, dirinya selalu berupaya menegur pegawai dengan memanggil nama.

Untuk itu, dia mengaku berusaha menghafal sebanyak mungkin nama pegawai. “Saya panggil nama mereka, itu buat mereka bangga,” kata dia.

Mokodongan juga berupaya membantu pegawai dalam banyak hal, terutama saat hari raya. Dia sering membantu pegawai yang berhari raya. “Bantuan saya kecil namun itu memperkuat tali silaturahmi kita semua,” kata dia.

Mokodongan berharap suksesornya Edwin Silangen meneruskan warisannya berupa pendekatan kemanusiaan itu. “Saya harap pak Edwin bisa demikian, saya yakin pak Edwin bisa seperti itu,” ujar dia.

Tinggalkan Balasan