Pemerintah dan Masyarakat Minut Tolak ISIS

Minut – Bertempat di ruang aula Markas Kepolisisan Resort Minahasa Utara (Mapolres Minut) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI Minut) menggelar rapat dan penanda tanganan MoU yang bertajuk penolakan dan pegamanan terhadap keberadaan gerakan radikal dan deradikalisasi (ISIS) maupun terorisme di wilayah kabupaten Minahasa Utara ( Minut).

Pertemuan di hadiri Kapolres Minut AKBP Djoko Winartono, Kasat Intel AKP Hilman Malaini SH selaku Kasatgas Satgas Ops Kontra Radikal dan deradikalisasi (ISIS) Polres Minut, H Darul Halim SH Ketua Majelis Ulama, (Minut), Ikatan Majelis Islam Minahasa Utara (IMI Minut), LPTQ, Wahda Islamia minut, IPIM (Ikatan Persaudaraan Imam Seluruh Kabupaten Minut).

Kapolres Minut AKBP Djoko Winartono SIK menegaskan bahwa Pemerintah menolak keras kehadiran ISIS di Indonesia.

“Tidak boleh ada isis di Indonesia. Kami juga butuh bantuan masyarakat agar kalau ada informasi bisa langsung lapor ke polsek terdekat atau Kamtibmas dan polresta,”tegas Winartono.

Sementara itu H Darul hakim ketua majelis ulama menjelaskan majelis ulama pusat menolak gerakan isis karena gerakan ini tidak sesuai dengan agama islam. Didalam islam tidak ada ajaran seperti gerakan ISIS .

Menurut Kasat Intel AKP Hilman Malaini SH selaku kasatgas Ops Kontra Radikal dan deradikalisasi (ISIS) Polres Minut sejauh ini pihaknya sudah melakukan pendataan setiap orang pendatang yang dari luar Minut untuk didatakan termasuk di daerah kepulauan Likupang dan Kema yang rawan berkaitan dengan jaringan teroris yang di poso karena informasinya kelompok isis ini sudah bergabung dengan terorisme Poso.

“Sasaranya masyarakat yang pendatang kita datakan dan melakukan lidik,”tegas mantan kasat intel Talaut.

Selanjutnya Penandatanganan kesepakatan penolakan dan pengamanan terhadap keberadaan gerakan radikal dan deradikalisasi (ISIS) maupun terorisme di wilayah kabupaten Minut, bersama pihak kepolisian Polres Minut, yang ditandatangani kapolres Minut AKBP Djoko Winartono dengan ketua majelis ulama.

Di tempat terpisah Bupati Minut Drs Sompie SF Singal MBA mengungkapkan semua pihak harus menjaga Minut dan masyarakat harus bekerjasama dengan pemerintah dan pihak Kepolisian untuk memberantas keberadaan ISIS.

“Apa saja yang dicurigai harus segera melapor. Serta seluruh Hukum Tua dan Camat di tiap desa ada penjaga malam agar mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,”tegas Sompie. (ecanamangge)

Tinggalkan Balasan