by

Pemisahan Bayi Kembar Siam Joana dan Jofelin Lumowa Berhasil, Brigjen Mukhlis Mengaku Terharu

Manado – Proses operasi pemisahan bayi kembar siam Joana dan Jofelin Lumowa, yang adalah bayi kembar dari personel Kodim 1302/Minahasa, Sersan Dua Fredrik Lumowa, di RSUP Prof Kandouw Manado, sukses dan berhasil, Kamis (21/04).

Komandan Korem 131/Santiago, Brigjen TNI Mukhlis SAP MM yang menjadi sosok penting di balik operasi pemisahan bayi kembar Siam tersebut, mengaku bangga dan terharu.

“Saya sangat terharu dan bahagia, karena akhirnya operasi ini dapat terlaksana dengan lancar dan dinyatakan sukses. Perasaan ini terasa bercampur aduk sehingga yang bisa terucap hanya syukur kepada Tuhan,” kata Brigjen Mukhlis.

Orang nomor Satu di Korem 131/Santiago ini telah mengambil posisi sebagai seorang ayah bagi para prajuritnya. Termasuk bagi orang tua si kembar Joana dan Jofelin.

Saat kunjungan kerjanya di Kodim 1302/Minahasa pada Kamis (17/03) lalu, Danrem 131/Santiago sudah menaruh perhatian besar terhadap kondisi kedua bayi kembar siam tersebut.

Sejak saat itu, Brigjen TNI Mukhlis pun terus memantau kondisi keduanya agar siap saat operasi pemisahan akan berlangsung.

Perhatian terus diberikan hingga waktu pelaksanaan operasi di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado ditentukan.

Sebelum oprasi, Brigjen TNI Mukhlis bertemu langsung dengan Joana dan Jofelin bersama kedua orang tuanya guna memberikan dukungan moril serta penguatan dalam Doa, bahkan berusaha memastikan semua persiapan operasi berjalan dengan baik, termasuk memberi dukungan kepada para tim medis yang akan melakukan operasi.

Diketahui, sejak Rabu (20/04) kemarin, Brigjen TNI Mukhlis telah berada di RSUP Prof Kandou.

Bahkan, pada Kamis (21/4/2022) saat hari H pelaksanaan operasi, sejak pagi Brigjen Mukhlis telah berada di rumah sakit dan mengikuti informasi proses operasi hingga selesai.

“Hal ini adalah tanggung jawab saya. bukan hanya sebagai Komandan Satuan, tapi juga sebagai orang tua bagi prajuritnya dibawa Komando saya. Semoga proses pemulihan dari kedua anak kita ini berjalan lancar dan mereka berdua bisa cepat pulih, sehat selalu,” ujar Danrem.

Ucapan terima kasih yang begitu besar juga dikatakan Danrem 131/Santiago kepada management RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, terutama seluruh tim medis yang menangani proses operasi.

“Ini adalah kasus pertama, operasi kembar Siam yang dilaksanakan di RSUP Prof Kandou. Saya tahu betapa besar tekanan itu, tapi saya salut, berterima kasih sebesar-besarnya karena seluruh tim medis telah menjadi saluran berkat bagi keluarga ini dan bagi kita semua. Sekali lagi, terima kasih banyak serta apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak RSUP Prof Dr RD Kandou terutama tim terpadu yang menjalankan operasi,” pungkas Danrem.

Bersama tim medis, Brigjen Mukhlis bahkan berfoto bersama untuk mengabadikan momen spesial yang pastinya akan diingat seumur hidup ini. Kasus ini merupakan operasi kembar siam pertama yang dilakukan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.(fernando lumanauw)

Comment

Leave a Reply

News Feed