
Manado- Pemuda GMIM Jemaat Paulus Wasian Wilayah Kakas Satu sangat peduli dengan korban
banjir bandang yang melanda Kota Manado, provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang terjadi pada
tanggal 15 Januari 2014.
Ketua Pemuda Jemaat GMIM Paulus Wasian Wilayah Kakas Satu, Melisa Gerungan mengatakan
pihaknya sangat prihatin dan merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita di Kota
Manado yang mengalami banjir bandang beberapa waktu lalu.
“kami merasa sepenanggungan dengan mereka yang tertimpa musiba banjir bandang selain
dukungan doa dan semangat, kami juga memberikan bantuan berupa makanan dan minuman,”
katanya saat melakukan bakti sosial di beberapa jemaat GMIM yang tertimpa bencana banjir
di Kota Manado, Jumat (31/1).
Katanya, selain memberikan bantuan lewat makanan dan minuman, pemuda Jemaat GMIM Paulus
Wasian juga memberikan tenaga untuk membersihkan lingkungan sekitar rumah warga yang
tertimpa musibah tersebut.
“Baik anggota pemuda maupun pemudi turut mengambil bagian dalam kegiatan baksos tersebut,”
katanya.
Bantuan kali ini, katanya diberikan di Jemaat GMIM Getsemani Paal 4, Kota Manado dan
Jemaat GMIM Sola Fide Perkamil.
“Jumlahnya memang tidak seberapa, tapi mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat bagi
para korban dalam memulihkan kehidupan, pasca bencana,” katanya.
Ia berharap, para korban tetap bersabar dalam menghadapi bencana, sambil terus berusaha
untuk menyerahkan hidup setiap hari dalam tangan Tuhan.
“Ini semua adalah ujian dari Tuhan, jadi kita harus terus bersabar menghadapinya, sambil
terus bersyukur dan menyerahkan hidup kita dalam tangan-Nya. Ini juga melatih kita semua
untuk mau menolong dan membantu sesama yang berkekurangan,” tukasnya.(nancy)




















