Manado – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut), Brigjen Pol Wilmar Marpaung mengatakan, menjelang hari raya paskah pihaknya akan menyiagakan ratusan personil di tiap rumah ibadah atau gereja yang ada di Sulut.
“Kita akan menurunkan personil untuk berjaga di tiap gereja. Kemudian tempat-tempat yang kita anggap rawan dan tempat wisata. Karena nanti kan itu (paskah, red) hari libur, jadi mungkin banyak masyarakat yang kesana,” kata Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Parpaung, Rabu (01/04/2015) kepada sejumlah wartawan.
Diturunkannya personil Polda Sulut dan jajaran berjaga di tiap rumah ibadah kata Kapolda, hanya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang nantinya akan mengikuti ibadah.
Markus Toyang, salah satu pengacara di Sulut sangat mendukung tindakan Kapolda Sulut untuk mempersiapkan personil di tiap rumah ibadah yang ada di Sulut. Karena menurutnya, hari raya Paskah sangat sensitive jika tidak dilakukan pengamanan dari pihak kepolisian.
“Karena biasanya paskah sering menjadi sasaran empuk bagi oknum-oknum tertentu untuk melakukan kekacawan. Untuk itu pengamanan di tiap gereja itu perlu. Supaya masyarakat Sulut merasa aman ketika beribadah,” kata Markus Toyang kepada wartawan ketika bertandang di Mapolda Sulut. (jenglen manolong)




















