Perkuat Ekosistem Sawit Berkelanjutan, BBSPJIKB Kemenperin dan BPDP Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas IKM di Manado

Manado — Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB), unit kerja di bawah Kementerian Perindustrian RI, menggelar Workshop Awareness SNI ISO 9001 dan Sertifikasi Halal di Aula BSPJI Manado.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 21 hingga 25 Juli 2025 ini, diikuti oleh 30 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dari berbagai sektor.

Dalam sambutannya, Kepala BBSPJIKB menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan
untuk meningkatkan pemahaman IKM terhadap pentingnya penerapan sistem manajemen mutu dan jaminan halal sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing industri nasional, khususnya yang berbasis produk kelapa sawit.

Sinergi BBSPJIKB dan BPDP Kelola Sawit Berkelanjutan Workshop ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis BBSPJIKB dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sejak tahun 2015 (Dahulu masih dengan nomenklatur Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit/BPDPKS).

BPDP memiliki misi untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan sawit berkelanjutan melalui penghimpunan, pengelolaan, dan penyaluran dana sawit secara profesional dan akuntabel.

Salah satu fokusnya adalah peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro,
Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program workshop.

Pada tahun 2023, BPDP bersama BBSPJIKB telah menyelenggarakan workshop teknis
batik dan kerajinan di Jawa Tengah dan Maluku, sedangkan di tahun 2024, kegiatan
dilanjutkan di Kalimantan Selatan dan Jawa Timur.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem industri berbasis sawit yang berdaya saing global, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengembangan ekonomi lokal.

SNI ISO 9001 dan Sertifikasi Halal Jadi Kunci Daya Saing Kepala BBSPJIKB menekankan bahwa penerapan SNI ISO 9001 akan mendorong efisiensi, kualitas, dan kepercayaan pasar terhadap produk IKM. Sementara itu,
sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi juga membuka peluang
pasar yang lebih luas, baik domestik maupun global.

Peserta workshop yang berasal dari sektor batik, makanan-minuman, sabun, kosmetik, dan kerajinan dibekali dengan wawasan teknis dan manajerial terkait standar mutu dan proses sertifikasi. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari BSPJI Manado, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Manado.

Komitmen Berkelanjutan untuk UMKM Sawit
Di akhir sambutannya, Kepala BBSPJIKB mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal menuju sertifikasi dan penguatan daya saing industri lokal.

BBSPJIKB dan Kementerian Perindustrian membuka kesempatan pendampingan lanjutan bagi IKM yang ingin melanjutkan ke tahap
sertifikasi.

Melalui sinergi dengan BPDP, program ini diharapkan dapat memperluas dampak positif
bagi pelaku UMKM berbasis sawit di berbagai daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan inklusif.

Tinggalkan Balasan