
Manado – Janji PT PLN Suluttenggo menormalkan kembali kelistrikan di Sulawesi Utara tak terpenuhi. Target perbaikan tiga pembangkit listrik rampung pada awal Mei meleset hingga jelang akhir Mei.
Warga dan kalangan industri pun harus merasakan lebih lama pemadaman listrik.
Senin (5/5/) Deputy Manager Hukum dan Humas PT PLN Suluttenggo Lefrand Maleke mengatakan, hingga saat ini tiga pembangkit listrik belum selesai diperbaiki. Atas nama PLN ia menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang mengalami kerugian karena pemadaman listrik. Ia menjamin kerusakan pada tiga pembangkit listrik akan rampung pada 25 Mei mendatang.
Sebelumnya PLN menyebut tiga pembangkit listrik yang rusak yaitu PLTU milik swasta di Molotabu, Gorontalo, PLTU Amurang, dan PLTU Lahendong. Khusus pembangkit di Molotabu, saat ini PLN sementara mengganti alat yang rusak. “Saya menjamin kerusakan akan tuntas pada 25 Mei. Kami selalu berusaha memperbaiki, bersabarlah,” kata Maleke.
Selama perbaikan itu PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik secara bergilir untuk daerah Bitung, Minahasa Utara, Manado, Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, dan Minahasa Tenggara.abat teras dilingkungan pemprov sulut. (jemsy tuju)




















