Manado -Penerapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online di jenjang pendidikan pertama dan menengah bertujuan untuk pemerataan pendidikan di Kota Manado mendapat kritikan.
Menurut Kepala SMAN 6 Manado Drs Butje Runtu MPd menerapan secara online bertujuan pemerataan pendidikan.
“Agar tidak terjadi penumpukan siswa di sekolah tertentu. Agar pendidikan di Kota Manado merata. Sebab Kota Manado merupakan barometer pendidikan,”katanya.
Namun, Runtu menyesalkan penerapan tersebut tidak sesuai dilapangan. Seperti tahun lalu saja justru terjadi penambahan kouta disekolah lain. Padahal telah ditetapkan jumlah kouta dan rombongan belajar (rombel).
“Bahkan ketentuan standar juga telah Permendiiknas no 41 2007 tentang standar proses rasio kelas maksimal32 siswa. Sedangkan penambahan di sekolah besar berdampak pada sekolah kecil maupun swasta. Dan juga berdampak guru mengajar semaksimal termasuk didalamnya interaksi, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) juga maksimal,”terangnya.
Lanjut dia, dalam strategis maupun pengelolaan kelas maupu evaluasi jika mengikuti ketentuan.
“Oleh karena itu, penerapan secara online yang telah ditetapkan jangan dilanggar,”harapnya sembari mengatakan pemerintah menetapkan agar anak-anak kita kedepannya semakin berahklak dan cerdas. (tian)




















