Safari Natal di Kawangkoan, ROR Kembali Tegaskan Soal Kesiapan Hadapi Krisis Pangan

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dibawah pimpinan Bupati Dr Ir Royke Oktavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi MM, kembali melanjutkan Safari Natal tahun 2022.

Kali ini, Sabtu (04/13), Wabup RD melakukan Safari Natal di wilayah Kecamatan Eris, Kombi dan Lembean Timur, yang dipusatkan di GMIM Betel Seretan, sedangkan Bupati melakukan Safari Natal di wilayah Kecamatan Kawangkoan Raya dan Sonder, yang dipusatkan di GMIM Sion Sentrum Kawangkoan, dimana ibadah dipimpin Ketua BPMJ GMIM Sion Sentrum Sendangan dan Ketua BPMW Kawangkoan, Pdt Junizar J C Watulangkow STh.

Bupati ROR saat sambutan mengatakan, masyarakat Minahasa patut bersyukur karena bole melewati masa-masa sulit akibat COVID-19, dan kini boleh menggelar ibadah menyambut Natal Yesus Kristus dengan leluasa, meski tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.

“Pandemi ini sungguh mengancam hidup kita, termasuk saat kita beribadah, dibatasi. Namun, semua itu bisa kita lewati dengan penuh sukacita iman, terlebih kita akan memasuki masa Advent kedua. Sukacita iman ini akan membekali kita saat memasuki tahun baru ,” kata Bupati.

Dia kemudian kembali menekankan soal kesiapan masyarakat Minahasa dalam menghadapi krisis pangan global yang mengancam seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang di dalamnya Minahasa.

“Setelah bergumul dengan COVID-19, tahun depan kita diperhadapkan dengan krisis global, yakni krisis pangan. Untuk itu, saya tegaskan kembali, masyarakat harus menanam tanaman pangan dan beternak. Pemkab Minahasa telah mencanangkan program Minahasa Menanam dan Berternak. Mari kita menanam dan berternak. Sebanyak 450 ribu polibag sudah disebarkan oleh pemerintah ke seluruh masyarakat. Manfaatkan lahan untuk menanam tanaman pokok, yang nantinya bisa menolong ekonomi keluarga,” tandasnya.

Beberapa tahun terakhir kita menghadapi resesi dunia, walau dalam kenyataannya di Minahasa kita tetap melakukan resepsi. Tapi semua harus kita hadapi dengan upaya dan usaha agar kita benar-benar menghadapi situasi sulit atau resesi ini.

” Pemkab Minahasa bersama agama dan jemaat di semua denominasi agama dan aras mari kita galakkan menanam dan berternak. Kita menanam tanaman cepat panen dan makanan pendamping beras ,” pinta Bupati.

Jangan sampai kita terlena dengan masa raya Advent. Ibadah pokok mensyukuri berkat Tuhan lewat menanam dan bersyukur atas berkat Tuhan.

Resesi akibat krisis pangan yang akan melanda dunia dan kita di Minahasa merupakan pergumulan yang harus dihadapi dengan langkah bijak dan solusi agar kita bisa bertahan. Masyarakat harus diajarkan dan diingatkan betapa pentingnya kita menghadapi persoalan ini dengan bijak dan melakukan upaya dengan memberdayakan peluang melalui memanfaatkan lahan pertanian yang masih tersedia melalui tanaman-tanaman bermanfaat yang bisa langsung di manfaatkan maupun dalam jangka waktu tertentu.

“Saya berharap peran dari kita semua termasuk TNI Polri, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, agar program ini bisa berjalan lancar. Kepada seluruh pejabat termasuk Camat, Lurah dan Hukum Tua agar terus mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman tanaman apa saja,” ujarnya.

Sementara, diakhir ibadah, Bupati kemudian menyalurkan bantuan berbagai jenis usaha kepada masyarakat. Bantuan ini diberikan sebagai langkah pemerintah untuk pemberdayaan ekonomi sebagai dampak dari berbagai persoalan termasuk kenaikan BBM, yang bersumber dari APBD sebesar 10 persen. Dalam kesempatan itu Bupati Minahasa turut menyerahkan fiakonia dan bansos dari pemerintah kepada penerima.

“Saya berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi kita,” tukas Bupati.

Adapun jenis bantuan tersebut berupa, bantuan kepada para hamba Tuhan, bantuan bencana alam Pemkab Minahasa tahun 2022, bantuan sosial untuk para lansia dari Dinas Sosial, bantuan UMKM dari Dinas Koperasi , bantuan penekanan inflasi daerah dari beberapa dinas, bantuan kompensasi BBM kepada kendaraan angkutan yang mengangkut bahan rica tomat bawang dan bahan pokok lainnya dari Dinas Perhubungan, bantuan bibit cabe rawit dari Dinas Pertanian, dan program makanan pendamping disamping nasi dan bingkisan Natal kepada warga masyarakat. Selain itu dalam waktu dekat akan dilaksakan pasar murah untuk rakyat Minahasa.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan