Sarana Kesehatan di Tomohon Semakin Merata

Walikota Tomohon, Jimmy F Eman Menerima Penghargaan dari Menteri Kesehatan RI Dr Nafsiah Mboi SpA MPH, Kamis malam (14/11) bertempat di Hotel Merlyn Park Jakarta Pusat.
Walikota Tomohon, Jimmy F Eman Menerima Penghargaan dari Menteri Kesehatan RI Dr Nafsiah Mboi SpA MPH, Kamis malam (14/11) bertempat di Hotel Merlyn Park Jakarta Pusat.

Tomohon – Jejak kepemimpinan Walikota Tomohon, Jimmy F Eman semakin terasa. Selain tata kelola administrasi dan keuangan yang sudah pulih dari masa pemerintahan sebelumnya, fasilitas publik pun semakin digenjot. Salah satu yang menonjol adalah fasilitas kesehatan.

 

“Sesuai data yang ada terjadi peningkatan infrastruktur baik Puskesmas maupun Posyandu yang menyebar di seluruh pelosok Kota Tomohon, antara lain 2 rumah sakit swasta 7 Unit Puskesmas, 69 unit posyandu, 1 unit bersalin dan 1 unit polindes,” jela Kadis Kesehatan dr Deesje Liuw M Biomed.

 

Selanjutnya untuk tenaga dokter yang tersebar di 7 puskesmas berjumlah 51 orang sedangkan tenaga dokter yang berada di rumah sakit sebanyak 61 orang.

” Dalam pelayanan kesehatan didukung pula dengan sarana operasional berupa kendaraan roda dua sebanyak 75 unit. Begitu juga dengan kendaraan roda empat dimasing-masing Puskesmas,” lanjut Liuw.

Untuk tenaga dokter yang melayani keluhan kesehatan masyarakat di Kota Tomohon secara umum sebanyak 117 orang. Dengan rincian 64.10 % adalah dokter umum, 31.62 % adalah dokter specialis dan 4.27 % persen dokter gigi.

“Sebagian besar infrastruktur ini tersebar merata diseluruh Puskesmas yang ada di Kota Tomohon sehingga memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Liuw.

 

Diketahui Capaian menonjol ini terlihat dari akses masyarakat terhadap pelayanan sarana prasarana kesehatan berkualitas dari medis dan paramedis termasuk tenaga kesehatan lainnya yang makin memadai. Disamping membaiknya indikator derajat kesehataan, sehingga atas capaian dibidang kesehataan ini, Walikota Jimmy F Eman mendapat penghargaan Manggala Bhakti Husada Arutala, atas jasa besar dalam menggerakkan  dan memberdayakan masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selanjutnya berhasil meraih penghargaan Kota Sehat berupa “Swasti Saba Padapa”dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada akhir tahun 2013. “Torehan prestasi ini tentu menjadi kebanggaan seluruh masyarakat

Sehingga saya memberi apresiasi bagi instansi terkait bersama seluruh komponen masyarakat yang telah berkontribusi bagi suksesnya pelaksanaan pembangunan untuk menjamin kesehatan masyarakat,” kata Eman.

Prestasi lainnya yang diraih selang tahun 2013 yaitu dokter teladan tingkat provinsi atas nama dr Vera Tombokan. Sekaligus dengan puskesmas berprestasi tingkat provinsi yaitu Puskesmas Kakasksen yang saat itu dikepalai almarhumah dr.Olwin Oroh. (Maria Wolajan)

 

 

 

Tinggalkan Balasan