Minahasa – Polres Minahasa melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), mempertanyakan soal pemasangan CCTV oleh Pemkab Minahasa melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Minahasa, disejumlah ruas jalan yang ada di Kota Tondano.
Pasalnya, pemasangan CCTV tersebut merupakan proposal usulan Satlantas Polres Minahasa tahun lalu, ke Pemkab Minahasa. Namun, hingga kini CCTV yang menurut informasi telah terpasang tersebut tak kunjung diserahkan ke Polres Minahasa.
“Pemasangan CCTV itu merupakan usulan Polres Minahasa untuk delapan titik, agar bisa memantau kejadian di jalan raya, khususnya di titik-titik rawan, baik rawan kriminalitas maupun rawan laka lantas dan kemacetan. Informasinya telah terpasang, seharusnya monitornya ada di ruangan khusus di SPKT Polres Minahasa, tapi sekarang tidak. Kalaupun Dishub butuh juga ada monitor bararti dibuat dua monitor. Tapi yang pasti pemantauan melalui CCTV itu adalah domain Polres Minahasa,” tukas Kepala Satlantas Polres Minahasa AKP Ferdy Runtu SH, kepada Cybersulutnews.co.id, Senin (23/01).
Menurut Runtu, kalau monitornya ada di Polres Minahasa, hal ini tentu akan memudahkan quick respon petugas dalam melakukan tindakan di lapangan.
“Bagaimana kita akan melakukan tindakan cepat di lapangan kalau monitor pantauannya ada di Dishub. Apa tindakan Dishub bila terjadi sesuatu dalam pantauan CCTV itu?,” kata Runtu.
Sementara, Kepala Dishub Minahasa Ronny Suwarno SSos ketika dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti hal itu dengan membuat jaringan koneksi bersama Polres Minahasa. Meski sebenarnya, pengadaan CCTV di Kota Tondano ini sudah menjadi program Dishub Minahasa yang telah direncanakan sejak tahun 2015 dan penganggaran serta pemasangannya di tahun 2016.
“Memang sudah menjadi program Dishub Minahasa kedepan. Kami akan koneksikan jaringan CCTV ini dengan Polres Minahasa, dengan catatan Polres Minahasa juga menyediakan perangkat-perangkat yang dibutuhkan, sehingga kami tinggal menghubungkan saja dengan aplikasi yang ada,” tukasnya.
Sementara, Dishub Minahasa hingga saat ini telah memasang 16 unit CCTV di 16 titik tertentu khusus di Kota Tondano dan saat ini sudah aktif.
“Rencananya akan sampai 24 Unit. Ini adalah persiapan kami untuk memantau arus lalu lintas di Tondano dan apa yang harus dilakukan terhadap lalu lintas di Tondano,” urainya.(fernando lumanauw)


























