Mitra – Ferry Amos Slat, Guru SMPN I Ratahan ini, bisa dikatakan menjadi kebanggaan warga Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Pasalnya, dirinya menjadi salah satu dari 20 guru se-Indonesia dan satu-satunya dari Sulawesi Utara (Sulut), yang mendapat kesempatan mengikuti program Pelatihan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, ke negeri China.
Kesempatan ini diraih Ferry karena dirinya berhasil meraih peringkat lima besar dalam Olimpiade Guru Nasional, yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan dan Kebudaayaan Repoblik Indonesia, tahun 2018 lalu.
Atas prestasi Ferry Amos, Bupati Mitra James Sumendap SH, memberikan apresiasi. Pasalnya, menurut Bupati, dari ribuan guru yang tersebar di Sulut, Ferry saru-satunya yang berkesempatan mengikuti seleksi program Teacher Training on STEM Education-project Based Learning and Problem Based Learning dengan negara tujuan China, yang akan dilaksanakan tanggal 3-24 Maret 2019 nanti.
“Sebagai warga Mitra, kita harus berbangga dengan apa yang diraih Ferry Amos. Ini tentu hal yang luar biasa, karena dia satu-satunya guru dari Mitra yang mewakili Provinsi Sulut bahkan kemudian mewakili Indonesia. Ini membuktikan bahwa SDM yang ada di Mitra terus bertumbuh,” kata Bupati.
Bupati berharap keikutsertaan Ferry Amos ini menjadi motifasi bagi guru-guru lain di Mitra bahkan Sulut, untuk berprestasi dan berinovasi bagi kemajuan dunia pendidikan. “Saya berharap, guru-guru kita di Mitra terus berinovasi dan berkarya. Pak Ferry Amos Slat sudah membuka jalan buat guru-guru lain untuk berprestasi di kanca internasional,” pungkasnya sembari memberikan dukungan.
Sementara, Kepala SMP Negeri I Ratahan Arie Tolu mengungkapkan, Ferry Amos Slat adalah guru yang dekat dengan siswa, memiliki disiplin yang tinggi, berkompetensi serta profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. “Beliau suka saling membantu sesama guru, termasuk guru dari luar sekolah,” pungkasnya.(fernando lumanauw)


























