Sekda Tinjau Persiapan Launching Identitas Kependudukan Digital di Minahasa

Minahasa – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Lynda Deisye Watania MM MSi tinjau persiapan Launching Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang diawali di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, Rabu (01/03) pagi, di Kantor Bupati Minahasa, Tondano.

Disamping mengecek persiapan launching IKD atau Digital ID ini, Watania yang kala itu didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Drs Riviva W Maringka MSi, Asisten III Bidang Administrasi Umum Dr Christian Vicky Tanor SPi MSi dan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Agustivo Tumundo SE MSi, juga melakukan peninjauan di beberapa Bagian dalam lingkungan Setdakab, yang diterima langsung oleh para Kepala Bagian Setda.

Watania berharap, semua persiapan pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Minahasa menjelang Launching IKD oleh Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi ini nantinya bisa berlangsung dengan baik dan sukses.

“Dengan persiapan yang baik, saya yakin launching IKD oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati nanti, akan terlaksana dengan baik dan sukses,” kata mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sulawesi Utara ini.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Minahasa Meidy Rengkuan SH MAP mengatakan, bahwa syarat untuk memiliki Identitas Digital sesuai Permendagri Nomor 72 Tahun 2022 Bab 2 Pasal 18 Ayat 2 yaitu : memiliki Smartphone Android, telah memiliki KTP eL fisik atau belum pernah tetapi sudah melakukan perekaman, memiliki Email dan Nomor Ponsel.
Sedangkan kegunaan Digital ID ini, menurut Kadis Meidy Rengkuan akan mempermudah dalam verifikasi diri tanpa harus membawa fisik KTP eL, pengaksesan pelayanan publik, dan mempermudah mengakses data anggota keluarga.

“Harapan kami dengan diterapkannya Digital ID di Kabupaten Minahasa, maka tidak ada lagi pencetakan fisik KTP eL, tidak ada lagi masalah KTP eL hilang atau ketinggalan dan tidak ada lagi fotocopy KTP eL untuk pelayanan publik,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan