Selebaran Provokatif Pojokkan Partai Tertentu Pilkada Beredar di Minahasa, JWS Angkat Bicara

Minahasa – Warga Minahasa cukup terusik dengan selebaran yang berbau provokatif yang beredar hari ini, Rabu (21/03) pagi. Isi selebaran yang beredar di tempat-tempat umum, seperti Pasar Tondano ini, mencantumkan foto Bupati Minahasa periode 2013-2018, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi bersama isteri, dan memiliki indikasi mengajak masyarakat Minahasa agar tidak memilih salah satu partai dan calon tertentu, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa tahun 2018.

Salah satu bait kalimat pada selebaran bertuliskan, “Kemarin ‘MERAH’ janji akang pa JWS, nentau kote towo !!!. Jadi torang rakyat Minahasa musti pande ba pilih dengan ba nilai, jangan sampe torang mo jadi korban sama deng JWS yang dapa janji palsu”. Kalimat ini diduga bermaksud menjelaskan bahwa JWS adalah korban kebohongan Partai, sehingga mengajak masyarakat Minahasa tidak memilih partai tersebut, maupun calon yang diusung partai itu.

Beredarnya selebaran ini di Pasar Tondano dibenarkan Wakapolsek Tondano IPDA JR Sinaga. “Kami masih sementara menyelidiki siapa yang menyebarkan selebaran ini di Pasar Tondano,” ujarnya.

Terpisah, JWS selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Perjuangan Kabupaten Minahasa, yang dimana namanya dibawa-bawa dalam selebaran ini pun angkat bicara. Dirinya sangat menyesalkan beredarnya selebaran yang berisi kalimat propaganda oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab tersebut, yang sifatnya provokatif dengan memanfaatkan keadaan masyarakat yang kecewa karena dirinya tak dicalonkan kembali sebagai Calon Bupati Minahasa.

Menurutnya, dirinya masih Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa dan sampai sekarang masih tetap setia kepada Partai dan loyal kepada Olly Dondokambey SE (OD), selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Sulawesi Utara.

“Mohon jangan gunakan cara-cara yang tidak elegan, gaya seperti orang tidak berpendidikan, membodohi rakyat dengan bahasa provokasi yang tak mendidik rakyat. Saya meminta Tim RR-RD (Paslon Roy Roring dan Robby Dondokambey), dapat memproses secara hukum soal ini,” pinta JWS.

Menurutnya lagi, antara JWS dengan OD tidak ada masalah. Dirinya sudah menerima dengan sukacita, bahkan dia sudah berkomitmen untuk mendukung Pasangan Calon (Paslon) RR-RD untuk Minahasa.

“Minahasa butuh pemimpin yang memiliki perilaku yang baik. Pendidikan yang oke dan kwalitas kepemimpinan yang tidak diragukan karena RR tamatan Lemhanas. Saya tidak berharap kompensasi politik dari PDI Perjuangan, tapi saya ingin membalas kebaikan OD melalui PDI Perjuangan yang telah mempercayakan JWS memimpin Minahasa selama lima tahun. JWS hanya kehilangan kesempatan kedua, tapi tidak kehilangan momentum politik. Dunia belum kiamat, karena itu Rakyat Minahasa jangan salah pilih. RR-RD jaminan Minahasa hebat,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan