Mitra- Sejumlah proyek di Mitra terancam pengerjaannya. Pasalnya,semen yang notabene bahan baku untuk pembangunan proyek belakangan langka atau susah didapat.
Di seputaran ibu kota Ratahan khsususnya, pengusaha bahan bangunan mengaku kehabisan semen.
“Memang habis sama sekali,” kata Jhon Anto, salah satu pengusaha bahan bangunan di Ratahan.
Dia mengaku sudah seminggu tidak mendapatkan semen dari agen penyalur yang biasanya membawa berbagai jenis semen.
Menurut dia banyak warga masyarakat maupun pihak kontraktor yang sedang melaksanakan pembangunan bertanya.
“Memang sudah seminggu sudah tidak ada pasokan. Kami pun tidak tahu apa yang sebenarnya menjadi kendala,” ujarnya. Bahkan, lanjut dia, kelangkaan semen ini bisa membawa dampak buruk bagi usahanya.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Usaha Kecil Makro Menengah (UMKM) Marie Mas Makalow tak menampik kelangkaan semen tersebut. Sebab pihaknya sudah membuktikan dengan melakukan pantuan harga di lapangan.
Hanya saja, dia mengaku tak bisa melakukan langkah lebih karena kelangkaan semen itu merupakan urusa distributor dan pengecer terkhusus Mitra.
“Kami hanya sebatas memantau harga saja, dan kami tak bisa melakukan apa-apa karena tidak ada sangkut dengan pihak kami. Cuma yang kami awasi dan akan memberikan sanksi, apabila ada penyalur yang coba bermain harga diatas harga sebenarnya,” tambahnya.(Alfian Jay)

























