Siswa SMA dan SMP Turun ke Jalan, Ganti Panah Wayer dengan Bunga

Minahasa – Perihatin dengan maraknya perkelahian antar kampung (Tarkam) yang kerap terjadi di Kota Tondano, ratusan siswa-siswi dari sejumlah SMA dan SMP di Tondano Raya, Rabu (08/07), turun ke sejumlah titik yang kerap terjadi tarkam dan membagi-bagi bunga sebagai ganti panah wayer.

Kegiatan kampanye damai yang bekerja sama dengan Kepolisian Resort Minahasa ini, diawali di Kelurahan Katinggolan, Kecamatan Tondano Timur dan dilanjutkan di Kelurahan Ranowangko Kecamatan yang sama, kemudian finish di lapangan Sam Ratulangi Tondano.

Kapolres Minahasa, AKBP Ronald Rumondor SIK MSi, melalui Ketua Panitia Pelaksanaan Kegiatan, Iptu Lilik Setiono SH, kepada Cybersulutnews.co.id mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan sejak dini kepada anak-anak untuk peduli akan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungannya masing-masing.

“Hal ini dimaksud agar anak mengerti persoalan kamtibmas dan menjaganya tetap kondusif, dengan menghindari minuman keras dan perkelahian yang kesemuanya dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” ujar Kepala Unit Registrasi Identifikasi Satlantas Polres Minahasa ini.

Lanjut dikatakannya, kegiatan ini juga untuk mencontohkan kepada warga di Kelurahan Ranowangko, Kendis, Wengkol dan Katinggolan untuk pekah terhadap kejadian-kejadian yang sudah terjadi agar berusaha memperbaikinya dengan hidup rukun dan damai.

“Anak-anak sebagai generasi penerus. Mereka butuh kedamaian untuk mengisi kemerdekaan ini dalam tugas mereka belajar. Kalau situasi kabtimnas aman otomatis mereka aman belajar,” jelas Setiono.

Sementara, Kepala SMP Negeri 1 Tondano, Sjuultje Muntu SPd mengatakan, pelaksanaan kampanye damai ini untuk menciptakan suasana yang aman, damai dan nyaman.

“Pihak sekolah berharap, melalui kegiatan ini masyarakat bisa tegerak hati untuk menjadikan daerahnya aman dan nyaman, sehingga anak-anak bisa belajar dengan tenang. Karena, suasana aman dan nyaman akan sangat mendukung bagi proses belar anak,” ujarnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan

News Feed