Minut – Hubungan emosional antara Bupati Sompie Singal dengan warga keturunan Nusa Utara di Minut tak diragukan lagi.
Dalam pergelaran Tari Hengke (Pato-pato) pada acara Tulude tingkat kabupaten Minut 2015 di Desa Likupang 1, Kecamatan Likupang Timur, pada perayaan tulude yang baru berlalu, Sompie disambut begitu hangat oleh pemerintah dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Sompie Singal mengatakan budaya Tulude saat ini bukan hanya milik masyarakat Nusa Utara tapi sudah diterima sebagai tradisi masyarakat Sulut dan Indonesia pada umumnya.
“Saya atas nama pemkab Minut menyambut baik dan gembira dengan dilaksanakannya upacara adat Tulude ini,” tuturnya.
Perayaan Tulude ini, lanjut Sompie yang dekat dengan masyarakat Nusa Utara itu, merupakan salah satu upaya pelestarian dan pengembangan seni dari Nusa Utara dan di sisi lain menjadi aset wisata Minut yang dapat diunggulkan.
“Tulude ini juga merupakan wujud eksistensi masyarakat asal Nusa Utara sebagai bagian dari masyarakat Minut, yang telah berkontribusi bersama pemerintah untuk membangun di segala bidang demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” ujar Sompie.
Bupati menegaskan akan membangun wilayah Likupang Raya lebih intensif tahun ini, agar daerah yang di klaim sebagai Madu dan Susunya Minut ini dapat maju seperti kecamatan-kecamatan yang berdekatan dengan ibukota Airmadidi.
“Untuk tahun ini akan dibangun Likupang dan Wori secara keseluruhan agar tak ketinggalan dengan Airmadidi atau Dimembe,” ujar Bupati saat memberi sambutan dalam acara Tulude kabupaten Minut 2015 di Desa Likupang I, kecamatan Likupang Timur baru-baru ini.
Pemerintah, lanjut bupati, punya perhatian khusus pada Likupang Raya karena daerah ini madu susunya kabupaten Minut.
“Di Likupang ada emas, besi dan buah-buahan. Tapi SDM di Likupang Raya juga harus ditingkatkan dan mari kita kembangkan semaksimal mungkin,” tutur Sompie.
Puskesmas yang ada juga, kata Singal, akan dibangun menjadi puskesmas inap. Agar warga yang sakit dapat dirawat dan menginap di puskesmas.
”Dan ini sudah dikumandangkan oleh para legislator karena mereka melihat kebutuhan masyarakat di sini,” pungkas Singal.
Sebelumnya legislator asal Likupang, Denny Sompie, pernah mengumandangkan pembentukan kabupaten Likupang Raya. Ini dipicu ketimpangan pembangunan di kecamatan-kecamatan se kawasan madu dan susunya Minut tersebut.(ecagops)



















