Tak Ada KPA, HIV/AIDS di Mitra Terus Bertambah

(Foto.ilustrasi)
(Foto.ilustrasi)

Mitra-Terus meningkatnya kasus  Human immunodeficiency virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Minahasa Tenggara (Mitra) membuat resah sejumlah pihak. Bahkan adanya Ibu Rumah Tangga (IRT) terjangkit penyakit menular yang belum ada obatnya ini, makin memperparah rasa takut masyarakat.

“Saya juga kaget, ternyata disini penderita sudah banyak, dan penderitanya ada ibu rumah tangga,” ujar Alfrets warga Ratahan.

“Seharusnya instansi terkait bisa melakukan penanggulangan atau sosialisasi bagi kami. Setahu kami sudah ada Komisi Penanggulangan AIDS (KPA),” katanya lagi.

Menurut  dr Willhelmina Pasuhuk Kabid PMK Dinas Kesehatan Mitra, sempat terbentuk pada 2009 lalu.  Dirinya pun mengakui, minim informasi yang diperoleh, terkait identitas para penderita ini.

“Tapi setelah terbentuk, tak ada kegiatan lagi. Jadi data-data perkembangan kasus HIV/AIDS kita di Minahasa Tenggara, hanya diperoleh dari KPA Sulut,” ujarnya.

Namun menurut Pasuhuk, berkembangnya penderita ini, diakibatkan bawaan dari luar daerah.

“Penderita HIV/AIDS di Mitra berupa fenomena gunung es, yang teridentifikasi saja saat ini kebanyakan pekerja dari luar daerah, dan IRT akibat dijangkiti pasangannya yang terkena saat bekerja di luar daerah. Makanya akan diaktifkan lagi KPA, karena langkah pencegahan yang kita lakukan hanya bentuk sosialisasi. Untuk anggaran penanggulangan kita baru akan usulkan untuk tahun depan,” ujarnya.(Alfian Jay).

Tinggalkan Balasan

News Feed