
Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE Kandouw menghadiri Salat Id 1440 Hijriah di Mesjid Raya Ahmad Yani Manado, Rabu (5/6/2019) pagi.
Pada kesempatan itu, Wagub Kandouw menyampaikan selamat merayakan lebaran kepada seluruh masyarakat Sulut.
“Atas nama Bapak Gubernur, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya mengucapkan selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita selama satu bulan lebih sempurna lagi,” ujar Kandouw.
Lanjut Kandouw, ibadah puasa yang dijalani umat Muslim selama satu bulan telah diakhiri dengan kesempurnaan di Hari Raya Idul Fitri.

Kandouw menambahkan Idul Fitri ini kian dimaknai sebagai perkuat iman umat muslim.
“Perayaan Idul Fitri yang kita rayakan hari ini merupakan hari kemenangan bagi umat muslim melawan hawa nafsu setelah berpuasa selama 30 hari lamanya,” ujar Kandouw.
Lebih jauh, Kandouw meminta seluruh masyarakat melalui momentum Idul Fitri dapat saling memaafkan satu sama lain. Kandouw mengajak semua pihak untuk selalu bekerja sama mendukung pembangunan Bumi Nyiur Melambai.
Usai Salat Id Kandouw menyalami langsung para jemaah sambil mengucapkan Selamat Idul Fitri.

Usai salat, Wagub bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos dan sejumlah pejabat struktural pemprov Sulut melakukan safari Idul Fitri di Kota Kotamobagu.
Di Bumi Totabuan, Wagub dan rombongan bersilaturahmi dalam rangka Idul Fitri 1440 Hijriah ke Walikota Kotamobagu Tatong Bara di rumah dinasnya, Rabu (5/6/2019).
Usai mengunjungi Walikota Kotamobagu, Wagub Kandouw bersama rombongan menyambangi rumah Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan.

Masih di hari yang sama orang nomor dua Sulut itu mengunjungi rumah Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow dan kediaman Asisten II Pemprov Sulut Rudi Mokoginta serta saudara/karabat Wagub Kandouw di Kota Kotamobagu.
Pada kesempatan itu, di sela-sela Safari Lebaran, Kandouw mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri 1440 Hijriah ini menjadi momentum untuk memperkuat Sulut sebagai laboratorium kerukunan di Indonesia.
“Hari kemenangan ini bukan hanya umat muslim saja tapi semua masyarakat Sulawesi Utara dan sebagai wujud implementasi Provinsi Sulut paling toleransi mari kita laksanakan itu,” kata Kandouw.
“Momentum ini biar kita semakin baku-baku bae dan baku sayang,” kunci Kandouw. (Advetorial)


























