Manado – Banyaknya peminat KEK sementara Perda BUMD belum selesai, membuat Wagub Sulut Steven Kandouw masygul.
Menurut Kandouw, Dewan Sulut lambat membahas Perda BUMD. “Saya mengkritik keras kinerja mereka, sudah hampir enam bulan saya memimpin dan Perda itu belum rampung juga,” kata dia.
Kandouw menyindir kinerja DPRD Provinsi Sulut yang lambat. “KEK tidak tidur, mereka Anggota Deprov yang tidur,” timpalnya.
Kandouw juga agak terusik dengan tudingan sejumlah anggota Dewan yang menyebut BUMD hanya untuk kepentingan pribadi kepala daerah.
Ia menyebut, tuduhan itu tak berdasar sama sekali. “Itu tuduhan tak mendasar, aneh jika mereka berpikir seperti itu,” kata dia.
Dikatakan Steven, KEK tak bisa dimulai tanpa BUMD. Sesuai aturan, KEK musti dikelola oleh sebuah badan yang dibentuk pemerintah daerah. “Tanpa BUMD tak bisa,” kata dia.



















