Diabetes dan Hipertensi Ancaman Serius Warga Sulut

Manado – Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Grace Punuh mengingatkan agar masyarakat Sulut mewaspadai diabetes dan hipertensi. Peringatan ini dikatakan menyusul, hasil riset Balitbang Kementrian Kesehatan RI pada tahun 2013 lalu, menyebutkan, Sulut merupakan daerah tertinggi pengidap penyakit Diabetes dan nomor dua terbanyak penderita Hipertensi di Indonesia.

Karenanya Punuh mengajak masyarakat Sulut untuk terus menerapkan pola hidup sehat, di antaranya menjaga pola makan dan berolahraga.

Nantinya terang Punuh, pada puncak acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) tanggal 12 November 2014 mendatang, akan dilakukan pengukuran indeks masa tubuh untuk mengetahui apakah seseorang sudah Obesitas atau tidak. “Obesitas merupakan cikal bakal masuknya Diabetes, Hipertensi dan Gula Darah. Nah pengukuran ini akan masuk Rekor Muri karena akan melibatkan sebanyak 1041 orang pasien,”jelas Punuh.

Dikatakannya, idealnya masa tubuh untuk wanita pada level 80, sedangkan untuk pria pada level 90 lingkar perut. Dan jika lebih dari angka ini, maka orang tersebut bisa dikategorikan sebagai Obesitas. Untuk mengetahui secara dini apakah seseorang sudah obesitas atau belum, bisa dilihat sendiri.

“Caranya jika seseorang berdiri tegak dan kedua matanya memandang dua jempol kaki, namun terhalang oleh perut, itu tandanya obesitas. Jadi sebenarnya bisa dicek sendiri secara tradisional ,” ujarnya seraya menambahkan tema HKN tahun 2014 ini adalah Sehat Bangsaku, Sehat Negeriku.

Tinggalkan Balasan