Proyek Jalan Winangun Diincar Polda Sulut, 4 PNS dan 1 Pengawas Dipanggil Penyidik

Manado – Proyek aspal jalan di Winangun, Kota Manado berbandrol ratusan juta rupiah, kini jadi incaran penyidik Tipikor Polda Sulut. Pasalnya, Selasa (17/03), lima oknum terkait proyek tersebut harus menjadi penghuni sementara ruang Tipikor.

Di antara kelimanya, terpantau, ada empat yang mengenakan seragam Pegawai Negeri Sipil (PNS) ketika bertandang ke Mapolda Sulut. Sedangkan satunya lagi, menggunakan kemeja berwarna merah bergaris hitam.

Kelimanya keluar dari ruang Tipidkor sekitar pukul 16.47 Wita. Saat dicegat wartawan, satu dari rombongan mengaku kedatangan mereka guna memberikan keterangan kepada penyidik atas kasus tersebut.

“Proyek jalan di Winangun, tahun lalu (2014, red),” singkatnya dengan langkah seribu.

Mereka juga mengaku berasal dari dinas Pekerja Umum (PU) Kota Manado. Sayangnya, begitu ditanya lebih mendalam soal kasus tersebut.

Kelimanya malah menghindar dan bergegas pergi meninggalkan sejumlah wartawan dengan menaiki mobil kijang silver bernomor polisi DB 1618 AW.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut, Kombes Pol Hilman melalui Kasubdit Tipikor Kompol GF Siahaan, menerangkan mekanisme penuntasan kasus, masih dalam taraf pengumpulan bukti-bukti.

“Masih dalam proses pengumpulan bukti-bukti,” ujarnya.

Diketahui, proses pengaspalan jalan di Winangun 2014, kuat terindikasi korupsi. Sebab memiliki berbagai kejanggalan. Antara lain, diduga pengerjaannya tidak sesuai bestek. Sehingga jalan mudah rusak.

Tak hanya itu, indikasi adanya mark-up pada pengajuan anggaran pun tersinyalir. Oleh karenanya, saat ini Polda Sulut langsung mengambil langkah penyelidikan. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan