Hutan Lindung di Minut Jadi Target Pembalakan Liar 

Minut – Aksi pembalakan liar di beberapa area kawasan hutan lindung dan hutan milik Pemerintah terus terjadi di wilayah hukum Kabupaten Minahasa Utara.

Di kawasan hutan lindung tepatnya di area desa Pulau Bangka Kecamatan Likupang Timur , Polisi Kehutanan (Polhut) berhasil mengamankan beberapa jenis kayu yang hendak dijual ke wilayah lain.

Data yang diperoleh wartawan , sedikitnya, ada ratusan kubik kayu jenis rimba campuran ditebang habis dilokasi tersebut.

Bukan cuma itu saja, di desa Waleo Kecamatan Kema pembalakan hutan Bakau kian gencar dilakukan bahkan lahan seluas 70 Hektare sudah dibabat habis. 

“Pembalakan liar memang lagi marak terjadi di Wilayah Pulau Bangka,”ucap Sarjan Maramis Hukum Tua Desa Likupang Satu.

Menurutnya, aksi penebangan liar itu sudah lama dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. Dan kuat dugaan ada oknum pejabat yang memback up penebangan tersebut.

“Di area Pulau Bangka dan di desa Waleo khususnya hutan bakau so banyak pembalakan liar yang tak bisa disentuh oleh aparat hukum,”beber mereka.

Ketua Peduli Pecinta Alam Maria Taramen mengatakan, kami memiliki bukti akurat terkait oknum_oknum yang melakukan pembalakan liar dihutan lindung konservasi .

“Memang di hutan Pulau Bangka sudah banyak yang ditebang bahkan  hutan bakau bakau di desa Waleo sudah dirusaki. Padahal itu masuk kawasan hutan lindung,”tegas Maria.

Kepala Dinas Kehutanan Ir Jopi Lengkong Msi, saat dimintai keterangan membenarkan adanya penemuan kayu di kawasan hutan Pulau Bangka.

“Waktu ditemukan pemiliknya sudah kabur. Namun barang bukti sudah kami simpan didalam gudang,” tuturnya.

Kapolres Minut AKBP Djoko Wienartono Sik saat dimintai keterangan mengatakan, para pelaku pembalakan liar akan kami tindak tegas sesuai dengan  aturan yang berlaku.

“Siapa saja oknum pembalakan liar akan kami tindak tegas,”Jelas Djoko.
Sekedar diketahui dari total 17 ribu Hektare luas hutan di Minut, 5 ribu hektare diantaranya sudah dibabat habis.(eca namangge) 

Tinggalkan Balasan