Bitung – Masa darurat bencana di Kota Bitung berlangsung hingga 26 Februari mendatang. Demikian hal tersebut disampaikan Walikota Bitung Max J Lomban saat menerima kunjungan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asal Sulut, di posko penanggulangan bencana daerah Pemkot Bitung, Kamis (16/2/2017).
“Untuk masa darurat bencana di kota Bitung ini sampai tanggal 26 Februari mendatang mudah-mudahan tanggal tersebut semua sudah selesai,” ujar Lomban.
Lanjut Lomban, pekan depan pihaknya akan melaporkan jumlah kerugian akibat bencana banjir dan tanah longsor ini ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), karena telah diminta langsung oleh Kepala BNPB, Wilem Rampangiley dan Direktur Tanggap Darurat BNPB, Drs Junjungan Tambunan, saat meninjau langsung bencana di kota Bitung pada Rabu (15/2/2017).
“Tanggal 21 dan 22 Februari, akan menghadiri rapat kerja BPBD seluruh Indonesia di Jogja. Kami diminta oleh BNPB untuk segera membawa seluruh data bencana dan kerugian yang dialami kota Bitung,”jelas Lomban.
Saat Kunjungan anggota dewan perwakilan daerah (DPD) asal sulut di Kota Bitung, diantaranya Marhany Pua, Stefanus B Liow, Benny Rhamdani bersama Fabian Sarundajang, di posko penanggulangan bencana daerah kota Bitung,turut hadir Wakil Walikota Ir Maurits Mantiri,Plt Sekretaris kota Bitung Yoke Senduk SH MSi,TNI,Polri bersama perangkat daerah pemkot Bitung.(ferry bolung)




















