
Manado- Bank Indonesia (BI) terus mendorong penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Kepala BI Sulut, Luctor Etemergo Tapiheru mengatakan pihaknya akan terus memperkuat ketahanan pangan di Sulut pada umumnya.
“Hal ini untuk menunjang program gerakan tanam padi (Gentadi) dan swasembada beras di Kabupaten Mitra dan Sulut pada umumnya,” kata Tapiheru dalam Diseminasi hasil program inisiatif ketahanan pangan dan penguatan kelembagaan koperasi pertanian guna menunjang gentadi dan swasembada beras di Sulut Tahun 2013, Jumat (15/11) di Kantor Bupati Kabupaten Mitra.
Katanya, untuk mencapai hal tersebut perlu mendapat perhatian dari pemerintah dan stakeholder di daerah tersebut.
Lanjut ia katakan, BI dalam program dimaksud berusaha menjembatani antara pelaku usaha pertanian usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan perbankan melalui berbagai kegiatan.
“Melalui pelaksanaan diseminasi hasil program inisiatif penguatan ketahanan pangan model Gentani 25 ini diharapkan akan tercipta sinergitas antara BI, pemerintah dan petani sebagai pelaku usaha baik melalui program pembinaan maupun pendampingan sehingga pada gilirannya bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah Sulut,” jelasnya.
Bupati Kabupaten Mitra, James Sumendap mengatakan pemerintah Mitra sangat mengharapkan kerjasama ini agar terjalin dengan baik dan berkelanjutan.
Katanya, diharapkan kegiatan ini bisa diikuti dengan baik oleh para peserta dan bisa diterapkan dalam pekerjaan sehari- hari.
Dalam kegiatan tersebut yang hadir kelompok tani, petani dan instansi terkait lainnya. Dan kegiatan ini juga turut disponsori oleh PT Bank Sulut.(Nancy)

























