Manado – Walikota Manado, GS Vicky Lumentut, Senin (13/04/2015) pagi, membuka soal Ujian Nasional (UN) Paper Based Test (PBT) di SMA Negeri 1 Manado serta memantau pelaksanaan Computer Based Test (CBT) di SMK 1 Manado.
Ketika membuka soal UN dan melakukan pemantauan, Walikota, GS Vicky Lumentut yang didampingi Ketua DPRD Kota Manado, Norje van Bone serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado, Corry Tendean, SH memberikan motivasi kepada para siswa yang sedang melaksanakan ujian.
“Jika merai nilai tertinggi se kota Manado akan disponsori Pemkot Manado mengunjungi universitas di Singapura selama 1 minggu. Dan jika meraih nilai tertinggi se Sulut akan mengunjungi dua universitas di Jepang selama 2 minggu,” kata Walikota kepada pada siswa yang mengikuti ujian.
Sedang, Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan membuka naskah Ujian Nasional (UN) di SMA/SMK Kr EL Fatah Manado.
Harley Mangindaan yang didampingi Assisten I, Josua Pangkerego, Wakil Ketua Dekot, Drs Danny Sondakh, Sekretaris Diknas, Daglan Walangitan, Wakil Ketua Komisi D, Dijana Pakasa dan Kabid PNFI, Nortje Mengko juga memberikan motivasi kepada para siswa yang mengikuti ujian.
“Dengan memberikan motivasi kepada peserta ujian, anak-anak kita diharapkan dapat memperoleh kelulusan yang maksimal,” ungkap Wakil Walikota Manado ini.
Dilanjutkan Mangindaan, dalam melaksanakan tugas mengawas para siswa yang melaksanakan ujian, diharapkan agar para pengawas dapat melaksanakan tugas dengan baik, hati ikhlas dan tulus.
“Karena bapak ibu merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam kelulusan anak-anak kita, selain dari kesiapan siswa itu sendiri. Marilah kita berdoa bersama agar anak-anak kita yang mengikuti UN diberi kesehatan dan diberi kemampuan sehingga bisa lulus dengan hasil yang baik,” ungkap Mangindaan.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Ir.M.H.F Sendoh membuka dan mengawasi jalannya Ujian Nasional (UN) di SMA Katholik Fr. Don Bosco Manado.
Dalam pantauannya, Sekda yang didampingi Kabid Dikdas, James Monolimay dan Kepala Sekolah, SMA Frater Don Bosco Manado, Fr. Paulus Leo Leu SPd CMM menitip pesan kepada peserta ujian untuk lebih teliti dalam mengisi lembar jawab dan juga identitas para peserta ujian.
“Harap teliti dalam mengisi LJK, dan selamat melaksanakan ujian. Berdoa dan kerjakan. Kerjakan dulu yang mudah,” kata Sekda kepada para siswa sembari berharap peserta UN selalu berdoa dan berusaha serta tidak mudah menyerah dalam mengikuti UN.
Dari informasi yang diterima Cybersulutnews.co.id, UN hari pertama yang digelar di Kota Manado berjalan tertib dan lancar. Para siswa merasa bangga dengan kehadiran para pemimpin yang ada di Kota Manado dalam memberikan motivasi serta dukungan.
“Awalnya si tegang, tetapi karena para pemimpin Kota Manado memberikan semangat serta motivasi jadi teganya hilang. Saya akan berusaha untuk mendapat nilai yang baik,” kata salah satu siswi di SMA 1 Manado.(jenglen manolong)
Pelaksanaan Ujian Nasional SMA/MA/SMK Tahun Pelajaran 2014/2015 di Kota Manado :
1. Jumlah Peserta Seluruhnya : 7.792 siswa terdiri dari 4.408 siswa SMA/MA dan 3.384 siswa SMK
2. Waktu Pelaksanaan : SMA/MA 13 – 15 April 2015 SMK 13 – 16 April 2015.
3. Jumlah Mata Pelajaran : SMA/MA 6 Mata Pelajaran, SMK 3 Mata Pelajaran dan Ujian Teori Kejuruan
4. Jumlah Sekolah Penyelenggara : SMA/MA 31 Sekolah, SMK 19 sekolah
5. Jumlah Sekolah Bergabung : SMA/MA 20 sekolah, SMK 13 Sekolah
6. Pelaksanaan CBT dilaksanakan 3 sesi : 07.30 – 09.30, 10.30-12.30; 14.00 – 16.00
7. Data Sekolah yang melaksanakan CBT :
SMKN I
Jumlah siswa : 556 orang
Jumlah ruang ujian : 5 ruang
Jumlah siswa per ruang : 40 siswa
Jumlah komputer : 190 unit + cadangan 10 unit
SMKN II
Jumlah siswa : 359 orang
Jumlah ruang ujian : 4 ruang
Jumlah Siswa per ruang : 30 siswa
Jumlah komputer : 120 unit + cadangan 12 unit
8. Hasil Pekerjaan Siswa diatur sebagai berikut :
a. Ujian Nasional Berbasis Kertas (PBT) dikirim ke Unima oleh masing-masing sekolah penyelenggara
b. Ujian Nasional Berbasis Komputer (CBT) setelah selesai dilaksanakan untuk 3 sesi maka Proktor di sekolah penyelenggara mengupload pekerjaan siswa pada server pusat di Pusat Penilaian Pendidik (Puspendik) Kemendikbud RI di Jakarta.


























