Buktikan Eksistensi, UNSRIT Wisuda 195 Lulusan

Wisuda Unsrit kali ini sebagai pembuktian jika sudah tak ada dualisme di yayasan (foto:ist)
Wisuda Unsrit kali ini sebagai pembuktian jika sudah tak ada dualisme di yayasan (foto:ist)
Tomohon – Yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon, Universitas Sari Putra Tomohon (UNSRIT) melaksanakan acara Wisuda Sarjana angkatan ke – XIII dan Pelantikan profesi Ners bagi 195 civitas akademika Unsrit digelar di Sutan Raja Convention Center, Rabu (23/11/2016).

“Momentum ini menjadi hajatan klimaks karena selama dua tahun UNSRIT tak lagi menggelar wisuda bagi mahasiswa akibat diterpa badai akan dualisme kepemimpinan yang menyeret institusi pendidikan strata 1 ini menembus lembaga hukum Mahkamah Agung,” ungkap Dr Backey Krisnayuda saat membawakan orasi ilmiah diawal kegiatan ini.

Menurutnya mahasiswa UNSRIT akan dipersiapkan secara akademik, menghadapi masyarakat ASEAN.

“Mudah- mudahan seluruh wisudawan dan wisudawati mendapat penghargaan dari Pemerintah guna mewujudkan kemajuan bagi bangsa dan negara. Tanpa perjuangan dan kerja keras maka semua akan sia-sia. ” UNSRIT diharapkan akan menjadi pioner dari sumber daya manusia baik institusi maupun personal serta standart pengajar,” tukas salah satu doktor termuda di Kementerian Hukum dan Ham RI ini.

Sementara itu, Koordonator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Ir Hj Andi Niartiningsih MP dalam sambutannya menegaskan jika nuansa wisuda kali ini sangat berbeda karena dua tahun terakhir ini Unsrit tidak melaksanakan wisuda.

“Badai pasti berlalu. Unsrit mampu menyelesaikan persoalan ini. Saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, masa penantian panjang akhirnya berbuah hari ini. Pasti akan melegakan hati untuk siap melangkah kedepan. Masyarakat menanti kalian, apa yang telah diperoleh selama prosea menjadi mahasiswa bisa diaplikasikan di masyarakat nanti,” terang Niartiningsih.

Lanjut, kata Niartiningsih bahwa saat ini kita masuk masa ekonomi ASEAN. Para wisudawan dan wisudawati dapat bersaing dengan tenaga kerja asing.

“Unsrit juga saat ini sedang melakukan re-akreditasi untuk 10 program studi. Bahkan, saya meminta sebelum tanggal 2 Mei 2018 semua akredetasi institusi Unsrit sudah selesai,” ujar Niartiningsih.

“Saya menunggu Unsrit akan masuk pada cluster utama. Pada kesempatan ini saya menyampaikan araham dari Menteri bahwa diharapkan cara berpikir kedepan jangan hanya ingin menjadi Pegawai Negeri. Sebagai Sarjana akan mampu membuka lapangan pekerjaaan untuk mengurangi pengangguran,” terang Niartiningsih sembari menambahkan tidak ada unsrit yang lain, yang dia ketahhi ini adalah Unsrit yang sah sesuai hasil keputisan Makhamah Agung.

Sementara Rektor Unsrit Dr Joost L Rumampuk SE MS saat menyampaikan sambutannya mengungkapakan bahwa wisuda kali ini merupakan pertanggungjawabkan ke publik sehingga acara wisuda ini sangat special.

“Kali ini dihadiri pejabat tertinggi yakni dari koordinator kopertis dan sekretaris pelksana kopertis  Dr Harytno MM. Bahkan, selesai wisuda seluruh wisudawan dan wisudawati langsung akan diberikan ijasah asli jazah, transkrip dn foto copy ijazahh yang sudah dilegalisir untuk  dapat dipakai dalam dunia kerja,” ujar Rumampuk.

Selanjutnya, Ketua Yayasan Dharma Bhakti, Kie Nio Runtuwene saat memberi arahannya menyampaikan bahwa dengan kehadiran kopertis maka Unsrit kini sudah diakui baik oleh Kopertis dan Dikti.

“Unsrit akan terus memperjuangkan eksistensi sebagai salah satu perguruan tinggi yang melahirkan generasi bangsa yang mampu melaksanakan karyanya. Usrit terpanggil mewujudkan dunia pendidikan, terus maju dan bangkit membangun yg lebih baik,” ungkap Runtuwene sembari memberi sebuah ilustrsi yg memberi motivasi dalam menatap hari depan lebih baik.

Turut hadir, Sekretaris Diknas Provinsi Sulut, Christian Sumampow, SH MPd, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon, Drs Gerardus Mogi, dan para orang tua dari para wisudawan dan wisudawati.(mar)

Tinggalkan Balasan

News Feed