Minahasa – Atas aksi penganiayaan terhadap tenaga medis dan pengrusakan yang terjadi di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR Sam Ratulangi Tondano, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi mengecam hal tersebut.
Disela-sela sambutannya saat meresmikan penggunaan Pasar Rakyat Remboken, di Desa Talikuran Kecamatan Remboken, Rabu (24/01) siang, Bupati JWS mengaskan agar masyarakat dapat menghargai kinerja dokter dan perawat, serta harus mampu menjaga aset pemerintah untuk kepentingan publik seperti pasar dan rumah sakit, agar dijaga dan dirawat dengan baik.
Bupati JWS meminta warga Minahasa hindari aksi-aksi tak terpuji, seperti penganiayaan dan pengrusakan, agar terhindar dari jeratan hukum, yang nantinya akan merugikan diri sendiri dan keluarga atau orang-orang terdekat.
“Ini terjadi akibat sudah dalam pengaruh minuman keras. Makanya saya meminta agar masyarakat menghindari mengkonsumsi minuman keras dan menghindari pergaulan buruk. Para dokter dan perawat telah mengabdikan diri mereka untuk melayani masyarakat, hargailah itu. Juga, jagalah aset-aset yang telah dibangun pemerintah untuk kepentingan publik, karena itu untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. Tanggalkan segala perilaku primitif yang membuat daerah kita akhirnya tidak bisa maju,” pungkasnya.(fernando lumanauw)




















