Debit Air PDAM Tomohon Mulai Berkurang

Tomohon — Akibat musim kemarau sejak Agustus kemarin, Kota Tomohon yang dikenal dengan kotanya yang sejuk, kini mulai terasa  kering. Begitupun ketersediaan air yang di produksi Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tomohon, hingga kini, dari dua mata air yakni Sineleyan dan Mahlimbukar sudah mulai berkurang dan dalam kondisi memprihatinkan.

Plt Direktur PDAM Kota Tomohon, Ir Djoike Karouw Msi saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kondisi ketersediaan air di dua mata air tersebut.

“Yang berfungsi normal tinggal Sineleyan di Kelurahan Talete I Kecamatan Tomohon Tengah yang memproduksi sekitar 20 liter per detik. Sementara mata air Mahlimbukar, dalam kondisi memprihatinkan, dimana saat normal debit airnya mencapai 60 liter detik saat ini tinggal 10 liter per detik,” terang Karouw baru-baru ini.

Ditambahkan Karouw, faktor cuaca memang sangat berpengaruh hingga terjadi penurunan debit air. Namun begitu, kami tetap akan berusaha maksimal untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

“Tidak ada masalah jaringan, namun karena debit air yang memang jauh berkurang. Meski normal, tak bisa kita paksakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan air yang ada di Kota Tomohon,” jelas Karouw.(maria wolajan)

Tinggalkan Balasan

News Feed