Denny Mangala: Masyarakat Yang Terkena Dampak Bencana Bisa Berobat Gratis

Minahasa – Masyarakat di sejumlah wilayah yang terkena dampak bencana banjir bandang di Kabupaten Minahasa, bisa berobat gratis bila terkena penyakit. Hal ini dikatakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Minahasa DR Denny Mangala SH MSi, kepada sejumlah wartawan, Rabu (22/02).

“Seluruh daerah yang terkena bencana banjir sudah ada Posko Kesehatan yang didirikan, untuk melayani masyarakat yang terkena bencana. Pelayanan kesehatannya secara gratis,” pungkas Mangala.

Menurutnya lagi, selama tujuh hari kedepan sejak terjadinya bencana banjir bandang disejumlah wilayah ini, Pemkab Minahasa memberlakukan “darurat bencana”, dimana masyarakat yang terkena penyakit dan harus dirawat di rumah sakit, akan digratiskan pemerintah.

“Bila ada yang hendak berobat ke rumah sakit tapi tidak terlayani dengan Jamkesda atau tidak memiliki BPJS, maka akan dilayani secara gratis di RSUD Sam Ratulangi Tondano, selama darurat bencana atau selama 7 hari kedepan sejak hari kejadian bencana. Darurat bencana ini bisa diperpanjang, melihat situasi dan kondisi yang ada nanti,” kata Mangala.

Selantjutnya Mangala menambahkan, Pemkab Minahasa juga telah mengirim alat berat untuk normalisasi akibat bencana, membuka jalan-jalan yang tertutup material longsor dan material yang dibawah air.

“Kita melakukan normalisasi drainase yang tertutup sampah maupun jalan-jalan yang tertutup lumpur dengan alat berat. Pak Bupati telah menginstruksikan bahwa tindakan dilapangan itu harus segera. Jumat nanti, seluruh PNS akan melaksanakan kerja bakti massal untuk pembersihan di semua lokas bencana,” ujarnya sembari menghimbau agar masyarakat berheti melakukan penebangan pohon di daerah resapan air serta meminta agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di selokan atau drainase.

Sementara, disinggung soal berapa kerugian materi dan jumlah rumah masyarakat yang terkena dampak bencana banjir, Mangala menuturkan bahwa itu masih sementara dalam pendataan.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja untuk kerugian materi dan masyarakat yang terkenda dampak banjir masih sementara didata,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan