Forkopimda Minahasa Bahas Isu Penting Jelang Nataru dan Pemilu

Minahasa – Penjabat Bupati Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, memimpin rapat bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa, Kamis (14/12) pagi, bertempat di ruang sidang Kantor Bupati.

Rapat ini sendiri membahas sejumlah hal penting diantaranya, ketersediaan bahan pokok (Bapok) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), ketersediaan air bersih, ketersediaan pasokan listrik, dan kesiapan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersiaga hadapi Nataru.

“Kita juga membahas kesiapan tenaga kesehatan atau tenaga medis, termasuk mobil ambulance, juga instansi pelayanan publik lainnya,” kata Bupati.

Mengenai masyarakat yang berkumpul dan kemungkinan membuat keramaian dengan pesta kembang api pada malam Nataru juga jadi pembahasa.

“Tentunya kita juga harus mempersiapkan pengamanan di lingkungan masyarakat dan tempat-tempat strategis yang berpotensi terjadinya kerumunan masyarakat,” katanya.

Sementara, berkaitan dengan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden, Wakil Presiden dan Legislatif, pemasangan alat peraga yang tidak sesuai ketentuan yang merusak estetika, pun dibahas.

“Didalamnya antisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau pendukung saat melakukan kampanye. Kemudian terkait postingan-postingan berita hoax dan provokatif di media sosial,” ungkap Kumendong.

Selanjutnya, mantan Kadis PMD Pemprov Sulut ini mengatakan bahwa pembahasan juga terkait antisipasi peringatan cuaca extreme, yang kemungkinan terjadi Badai El-Nina.

“Dimana, biasanya diperkirakan pada akhir tahun sampai bulan Februari tahun berjalan, akan berpotensi terjadinya angin kencang dan curah hujan diatas rata-rata normal. Kemudian kelombang laut yang tinggi, banjir dan tanah longsor,” sebutnya.

Lebih lanjut kata Kumendong, Forkopimda juga membahas terkait antisipasi kelangkaan Bahan Bakat Minyak (BBM). Didalamnya kelangkaan BBM Solar dan antisipasi terjadinya anterean di sekitar SPBU, serta koordinasi dengan pihak-pihak penyedia BBM.

“Terakhir, pemantapan kondisi keamanan dan ketertiban, dengan mewaspadai kemungkinan terjadinya tarkam dan lain-lain, termasuk masalah-masalah lain yang sedang berkembang saat ini,” pungkas Kumendong.

Hadir dalam rapat tersebut, selain Forkopimda yang terdiri TNI-Polri, Kejaksaan, DPRD, Pengadilan, dan para kepala OPD di jajaran Pemkab Minahasa.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan