Minahasa – Kapolres Minahasa, AKBP Ronald Rumondor SIK MSi, menegaskan bahwa, bila di Desember nanti ada kegiatan Santa Claus dalam menyambut Natal 2015 dan bakal melakukan konvoi, maka peserta konvoi wajib ada pengawalan Polisi.
Kepada Cybersulutnews.co.id, Selasa (10/11), Rumondor mengatakan, pengawalan Polisi ini dimaksud untuk menghindari konvoi yang mengganggu pengguna jalan raya lainnya karena unggal-unggalan dan menghidupkan musik dengan suara mengganggu.
“Tahun ini untuk kegiatan Santa Claus yang kerap dilakukan setiap menjang Natal, akan kita perketat. Yang menggelar kegiatan kemudian akan konvoi, wajib ada pengawalan Polisi,” tandas Rumondor.
Aturan ini bukan tanpa alasan, mengingat pada kegiatan di tahun sebelumnya, banyak kegiatan konvoi Santa Claus ini menganggu pengguna jalan, rawan kecelakaan dan bahkan ada korban meninggal dunia karena tertabrak konvoi ini, yang akhirnya kendaraan konvoi dibakar massa.
“Kita hanya ingin agar kegiatan-kegiatan seperti ini berjalan tertib dan aman, baik aman untuk si peserta konvoi maupun aman bagi pengguna jalan dan masyarakat, supaya nilai-nilai positif dari kegiatan Santa Claus ini benar-benar ada,” tukasnya.
Dirinya menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait hal ini dengan tokoh-tokoh agama atau tokoh-tokoh gereja agar kegiatan dimaksud berjalan tertib.
“Polres akan bekerja sama dengan BKSAUA, tokoh agama dan gereja yang ada di wilayah hukum Polres Minahasa untuk ketertiban jalannya pelaksaan Santa Claus ini,” ujarnya.
Sementara, langkah Polres Minahasa ini mendapat apresiasi dari salah satu tokoh pemuda asal Tondano, Marcel Wolajan. Dirinya mengatakan, langkah yang diambil Polres ini sangat baik dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak.
“Kami mendukung langkah Polres Minahasa untuk menertibkan kegiatan-kegiatan konvoi Santa Claus. Untuk itu kami juga meminta semua pihak agar mendukung langkah Polres Minahasa ini demi keamanan dan kenyamanan bersama. Kita tidak mau kegiatan ini menelan korban jiwa lagi seperti tahun yang lalu, yang akhirnya kegiatan ini meninggalkan kesan buruk,” ujarnya.(fernando lumanauw)




















