Minahasa – Jambore Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Nasional dan ASEAN serta tiga negara lainnya seperti Jepang, Korea Selatan dan China tahun 2017, mulai 23–27 Oktober mendatang, di Kabupaten Minahasa, yang dipusatkan di Stadion Maesa Tondano, resmi di buka pelaksanaannya oleh Direktur Jendral (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Repoblik Indonesia (Kemensos-RI) Dr Ir R Harry Hikmat MSi, pada malam Gala Dinner peserta Jambore, Senin (23/10), bertempat di GOR Manguni Sasaran Tondano.
Harry Hikmat saat menyampaikan sambutannya mengapresiasi peran Tagana ditana air dan juga mengapresiasi dan berterima kasih karena Kabupaten Minahasa boleh menjadi tuan rumah dan menampung seluruh peserta yang hadir.
”Kita bisa bayangkan apa yang terjadi kalau tidak ada TAGANA dalam daerah. Keberadaan TAGANA telah sangat membantu dalam penanggulangan bencana yang telah terjadi di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya sembari berkata pula bahwa peran TAGANA juga telah menjadi pemersatu bukan hanya untuk Indonesia,tapi juga Negara-negara luar yang sama-sama mengahadapi bencana.
“Saya sangat bersyukur karena TAGANA di Indonesia mencapai 34 ribu lebih dan bisa tumbuh dan berkembang di seluruh Indonesia,dan sahabat TAGANA kurang lebih 63 ribu untuk turut bersosialisasi bersama-sama dan sekarang sudah mencapai 525 kampung siaga bencana dan TAGANA ini ada 7000 tenaga terlatih untuk menghadapi bencana tersulit,” tutup Harry Hikmat.
Ketua Panitia Dirjen Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI Adhy Karyono AKs MAP mengatakan, ada beberapa kegiatan yang akan digelar selama Jambore ini berlangsung di antaranya, Bakti sosial, Pembersihan eceng gondok di di danau Tondano, penanaman pohon di kaki Gunung Lokon di Kota Tomohon, pemberian sembako kepada kusir bendi yang ada di Kabupaten Minahasa, pemberian bantuan sosial kepada korban bencana yang ada di Kecamatan Eris pasca bencana, pemberian kaca mata gratis, makanan tambahan kepada anak-anak, pemberian kalsium dan bubur kacang kepada lansia dan juga kaki tangan palsu kepada yang cacat.
Sementara, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sayow MSi dalam sambutannya mengapresiasi program yang akan digelar serta bersyukur karena Minahasa diberi kesempatan menjadi tuan rumah iven yang berskala nasional dan interasional ini.
”Saya selaku Kabupaten Minahasa merasa bersyukur atas di jadikannya Minahasa sebagai tuan rumah dalam kegiatan Jambore TAGANA Nasioanal dan Asean+3 Negara tahun 2017. Selaku pemerintah menyambut baik kegiatan ini karena merupakan kehormatan yang di berikan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kemensos RI,” kata Bupati JWS.(fernando lumanauw)




















