Tomohon – Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak bersama-sama dengan Muspida Kota Tomohon melaksanakan pembinaan perangkat kelurahan se-Kota Tomohon dalam rangka untuk mensukseskan pemilihan umum yang akan digelar pada tanggal 9 April 2014 mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bagian Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tomohon, Selasa (01/04)di Aula rumah dinas Walikota Tomohon.
Dalam laporannya kepala bagian Administrasi Pemerintahan mengatkan bahwa dalam rangka Pemilu legislatif tahun 2014 di Kota Tomohon maka perlu adanya pemantapan persiapan dalam hal menjaga iklim yang kondusif di tengah masyarakat dan perlu adanya peran aktif dari seluruh jajaran pemerintah Kota Tomohon termasuk di dalamnya perangkat kecamatan dan kelurahan.
Lanjutnya bahwa dalam kegiatan ini menghadirkan Muspida Kota Tomohon sebagai pembawa materi yaitu Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak, Kapolres Tomohon AKBP Ratna Setiawati SH, Dandim 1302/Minahasa Letkol Kaveleri Teguh Heri Susanto SE dan Kajari Tomohon Mohamad Nur SH MH.
Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak dalam arahannya mengatakan bahwa perangkat kelurahan merupakan agen-agen pembangunan di Kota Tomohon karna merupakan salah satu ujung tombak pemerintah dalam mensukseskan pembangunan yang dijalankan dan keberhasilan-keberhasilan yang diraih oleh Kota Tomohon merupakan keberhasilan bapak/ibu saudara-saudara.
Lanjut beliau dalam materi yang disampaikannya, dengan tema ” Menyukseskan Pemilu 2014 yang berkualitas dengan mewujudkan stabilitas keamanan dan politik”.
Didalamnya beliau selaku Walikota Tomohon memberikan beberapa himbauan menjelang pelaksanaan pemilu 9 april mendatang yang diantaranya adalah beliau menghimbau agar mengsukseskan pemilu damai dan demokratis, sehingga pemilu 2014 di Kota Tomohon berhasil dan berkualitas, memahami kewenangan, kewajiban, dan tanggung jawab dan tugas kita masing-masing dari para penyelenggara pemilu, pemerintah, aparat keamanan dan institusi yang terkait lainnya, mari mencegaterjadinya kekerasan dan benturan massa kontestan pemilu termasuk didalamnya penyataan dan tindakan yang bersifat provokatif dan agitatif yang bisa menyulut emosi dalam masyarakat, mari kita jaga akuntabilitas dan transparansi pada tingkat penyelenggara pemilu, para partai politik peserta pemilu, dan jajaran pemerintah, oleh karena suhu menjelang pemilu suhu politik meningkat, serta cega hal-hal yang bisa menimbulkan kecurigaan dan penyataan yang tidak perlu apalagi Fitnah.
Untuk pemerintah Kota Tomohon beliau menghimbau agar mengutamakan tugas pemerintahan dan tidak masuk dalam konflik kepentingan politik dan agar membantu penyelenggaraan pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Diakhir arahannya Walikota menghimbau agar pelihara keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif sehingga pelaksanaan pemilu 2014 dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.
Selanjutnya dilaksanakan penyerahan insentif kepada perangkat kelurahan dengan rinciannya adalah Lurah non PNS 4 orang x Rp. 1.500.000 = Rp. 6.000.000, Sekretaris Kelurahan non PNS 23 orang x Rp. 850.000 = Rp. 19.550.000, Kepala Seksi Kelurahan non PNS 143 orang x Rp. 750.000 = Rp. 107.250.000, Kepala Lingkungan 332 orang x Rp. 650.000 = Rp. 215.800.000, Wakil Kepala Lingkungan 332 orang x Rp. 650.000 =Rp. 215.800.000.(Maria Wolajan)




















