
Mitra-Kepala PLN Rayon Ratahan, Iwan Hutajulu mengungkapkan, komitmen PT PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, tak dibarengi dengan kesadaran para pelanggan untuk membayar kewajibannya dengan membayar tagihan listrik.
“Sampai sekarang masih banyak pelanggan PLN di Wilayah Mitra yang menunggak. Bahkan tercatat sampai hari ini, masih sekira Rp600-an juta tunggakan pelanggan yang belum dibayar,” katanya.Menurutnya, pihaknnya akan melakukan tindakan tegas bagi pelanggan yang belum menyelesaikan tunggakannya dengan memutus sambungan listrik di rumah pelanggan. “Kalau kami tidak lakukan tindakan pemutusan sambungan listrik ke pelanggan, maka mereka tak ada niat untuk membayar tunggakan,” tegasnya.Diakuinya bahwa memang sejak dilakukan tindakan tegas dalam dua bulan terakhir ini dengan cara pemutusan jaringan listrik ke pelanggan sudah ada hasil positif. “Saat saya menjabat kepala Rayon jumlah tunggakan masih sekira Rp900-an juta, namun sekarang sudah berkurang sekira Rp300-an juta,” ujarnya, lalu mengataka tindakan ini akan dilakukan sampai menjelang Natal dan Tahun Baru.Dia berharap, dengan sikap tegas yang dilakukan ini, para pelanggan yang menunggak memiliki rasa kesadaran tinggi untuk membayar kewajibannya dalam membayar tunggakkan. “Bupati James Sumendap sendiri menegaskan, kalaupun ada di SKPD maupun kantor Bupati yang menunggak harus langsung diputus jaringan listrikknya,” tandasnya.
Sementara, masyarakat mengaku enggan membayar tagihan listrik lantaran merasa tidak puas dengan pelayanan PLN. “Ini kami lakukan karena buntut kekecewaan kami kepada pihak PLN,karena dihitung-hitung sama saja kami rajin membayar tagihan listrik,namun PLN juga rajin lakukan pemadaman,”ujar salah satu warga dengan nada kesal dan tidak mau namanya diberitakan.(Alfian Jay)
























