Manado – Sekitar Rp18,3 miliar dikucurkan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk sejumlah pasar di Kota Manado. Yah, di tahun 2016 ini ada dua pasar yang akan diremajakan dan satu pasar yang akan dibangun.
“Peremajaan dan penambahan pasar sangat mendesak. Karena semakin hari kebutuhan masyarakat semakin meningkat,” kata Asisten II Pemkot Manado Rum Usulu.
Dijelaskan Rum, dua pasar yang diremajakan akan mengalami perubahan total.
“Khusus untuk Pasar Pinasungkulan, kita akan rombak kios-kiosnya. Semua akan dibuat menghadap ke dalam dan dikelilingi pagar. Sehingga, tidak ada lagi pedagang yang berjualan di tengah jalan dan menyebabkan kemacetan. Dan untuk lainnya akan memperbaiki fasilitas di Pasar Bersehati, ” jelas asisten yang membidangi masalah ekonomi dan pembangunan ini.
Sedangkan untuk Pasar Bahu, menurut Rum akan dipindahkan ke Jalan Sea, Kelurahan Malalayang Satu. Dijelaskannya, pemkot sudah secara resmi memiliki SK kepemilikan dari Badan Pertanahan. “Sudah dilakukan pengukuran, sertifikatnya sudah ada. Saat ini tinggal dibawa ke kementerian untuk ditindaklanjuti. Kalau sudah beres, pembangunan langsung dilakukan,” terangnya.
lanjut Rum, pembangunan pasar tersebut akan membawa dampak besar bagi Kota Manado. Mulai dari tata letak, wajah kota, kemacetan, dan kenyamanan pedagang dan pembeli.
“Suasana semraut pasti akan terminimalisir. Di sisi lain, akan mendukung terwujudnya kota ekowisata,” tambahnya.
Sementara itu, diingatkan Penjabat Wali Kota Manado Ir Royke Roring MSi, penggunaan anggaran pembangunan pasar, harus sesuai aturan dan peruntukan.
“Ini bukan dana yang sedikit, sehingga harus diawasi superketat. Semua dana yang keluar harus sesuai dengan peruntukan, kalau pasar yah pasar, jangan untuk yang lain,” tutupnya. (ers)


























