Bitung- Tiga partai besar yang menguasai kursi DPRD Bitung yakni, PKPI dengan 6 kursi dan PDIP serta Partai Demokrat yang sama-sama memiliki 4 kursi, hingga membuat ketiganya menduduki kursi pimpinan DPRD, dikabarkan akan berkoalisi di pemilihan wlikota 9 Desember 2015 mendatang.
Kabar tersebut terus beredar dikalangan gedung kerucut (sebutan untuk gedung DPRD-red).
Menurut sumber yang layak dipercay mengatakan, untuk koalisi tiga partai besar tersebut saat ini terus dimatangkan, dan kabarnya sudah mendapat restu dari pimpinan partai masing-masing di tingkat pusat.
“Untuk PKPI dan PDIP sudah disepakati ditingkat DPP. Di daerah tinggal melaksanakan apa yang telah disepakati,” ujar sumber yang enggan namanya dipublikasikan.
Lanjut dikatakannya, dari kesepakatan tersebut, posisi calon walikota akan diberikan kepada PDIP, sementara PKPI yang saat ini dipimpin oleh Hanny Sondakh, akan berada diposisi calon wakil walikota.
“Demokrat akan tetap bergabung, sebagai bagian dari kesepakatan koalisi,” tukasnya.
Sementara itu, ketua DPC PDIP Bitung, Ir Maurits Mantiri yang dikonfirmasi tidak membantah kabar tersebut.
Menurutnya, PDIP yang memiliki 4 kursi DPRD, wajib melakukan koalisi dengan partai lain, untuk mencukupi syarat pencalonan yakni 20 persen kursi DPRD yakni 6 kursi.
“Untuk koalisi, kami pasti akan lakukan. Peluang bersama PKPI dan Demokrat sangat terbuka,” kata Mantiri. Senada juga dikatakan oleh petinggi PKPI Frans Natang.
“PKPI pada dasarnya tidak pernah menutup pintu koalisi dengan partai mana pun, sepanjang memiliki visi dan misi yang sama,” kata Natang.
Indikasi bakal terjadinya koalisi di tiga partai tersebut semakin Nampak, dimana Maurits Mantiri yang telah ditetapkan oleh PDIP sebagai calon walikota, telah mengambil formulir pendaftaran sebagai calon walikota di PKPI.
“Pak Maurits akan mengembalikan berkas pencalonan di PKPI pada hari Jumat pagi,” kata salah satu tim penjaringan calon walikota dan wakil walikota dari PKPI, yang enggan menyebutkan nama. (hezky)




















