
Surabaya – Dalam memaksimalkan penanganan dibidang pengelolaan taman dan lingkungan serta penerapan e-goverment dalam lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Upaya penjajakan ini direalisasikan dengan mengutus Asisten I Sekdakab Minahasa, Drs Denny Mangala MSi, Asisten II Setdakab Minahasa, Dr Willford Siagian MA, serta Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minahasa, Agustivo Tumundo SE MSi, untuk melakukan pembicaraan awal dengan Pemkot Surabaya, Rabu (06/08) kemarin, di Kantor Walikota Surabaya.
Kedatangan utusan Pemkab Minahasa ini diterima langsung Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Pemkot Surabaya, Irfon Hady Susanto SSos MIR, didampingi Kasubag Pengendalian dan Evaluasi Kerjasama, Sony Ahadian SS, serta sejumlah stafnya, mewakili Walikota Kota Surabaya, Tri Rismaharini.
Utusan Pemkab Minahasa ini sendiri, didampingi pengusaha daerah di Minahasa, Ronaldy Worek SE dan pengusaha sukses di Surabaya asal Minahasa, Nouvry Rondonuwu SE.
Dalam pertemuan ini, Asisten I Denny Mangala menyampaikan rasa kagum atas program taman dan lingkungan serta pengelolaan e-goverment di lingkup Pemkot Surabaya.
“Atas hal ini, Pemkab Minahasa ingin menjajaki kerja sama dalam hal penanganan program taman dan lingkungan ini,” kata Mangala, sembari menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati Minahasa.
Sementara, Irfon Hady Susanto menyambut baik kunjungan ini dan mengatakan bahwa gebrakan pembuatan penataan taman kota yang asri ini sudah dilakukan sejak ibu Risma masih menjabat Kadis Pertamanan.
Dikatakannya, hasil dari penataan ini, Surabaya sudah 10 tahun berturut-turut memperoleh Adipura dan penghargaan lain dari luar negeri di bidang taman dan lingkungan.
“Sebagian besar biaya pembuatan taman berupa CSR perusahaan, nanti pengelolaannya di tata dalam APBD Pemkot,” kata Irfon.(fernando lumanauw)




















