Tomohon – Keberadaan birokrat wanita yang duduk di kursi pemerintahan cukup diperhatikan signifikan oleh Walikota Jimmy F Eman SE Ak. Pasalnya dari data yang dirangkum di lapangan, tercatat 19 Srikandi yang menduduki jabatan sebagai pejabat esselon III & II.Begitu pula dalam struktur pemerintah Kelurahan yang menempatkan 15 Lurah Perempuan. Kenyataan ini tentu saja sangat diapresiasi karena menempatkan kesetaraan gender antara pria dan wanita.
Penempatan perempuan dalam jajaran pemerintahan ini masuka dalam tupoksi Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah dan Kelurahan Kota Tomohon melalui Bidang Penguatan Kelembagaan, Partisipasi Adat dan Sosial Budaya dan Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat, Sumber Daya Alam & Teknologi Tepat Guna. Secara spesifik adalah melaksanakan program kegiatan peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan Program Peningkatan Peran Perempuan di Perdesaan.
“Oleh karena itu melalui pemberdayaan Perempuan melalui kegiatan pelatihan-pelatihan yang telah memberikan pemahaman dan ketrampilan bagi kaum perempuan yang juga merupakan kelompok-kelompok P2WKSS dan kader-kader PKK di kelurahan-kelurahan yang tersebar di Kota Tomohon baik sebagai pengurus maupun sebagai anggota yang semuanya memilki peran ganda dalam kehidupan keluarga guna menopang suami dalam meningkatkan perekonomian keluarga,” kata Kabag Humas dan Protokol
Pemkot Tomohon, Steven Waworuntu SSTP.
Begitu juga dengan kegiatan lainnya yang sangat strategis dalam memberdayakan perempuan yaitu melalui Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sempurna (P2WKSS). Kegiatan lain yang juga dilaksanakan BPM&PK yaitu melalui program Peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desa atau kelurahan, melalui lomba kelurahan yang dilaksanakan setiap tahun.
“Dengan kegiatan yang dilaksanakan dan sangat menyentuh kehidupan masyarakat yaitu pelatihan perempuan di Kelurahan-kelurahan dalam bidang usaha ekonomi kreatif. Begitu juga dengan pelatihan usaha peningkatan pendapatan keluarga bagi para kader PKK, pelatihan perencanaan pelaksanaan pembangunan partisipatif bagi pengurus lembaga pemberdayaan masyarakat se-Kota Tomohon yang telah sukses dilaksanakan di tahun 2013,” tandas Waworuntu seraya menambahkan jika kelompok-kelompok usaha ekonomi masyarakat kelurahan di Kota Tomohon dan berimplikasi langsung bagi perluasan ekonomi keluarga sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Maria Wolajan)






















