
Manado – Pengamat Politik Sulut, Taufik Tumbelaka mengingatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut yang baru saja dilantik, Senin (8/9/14), untuk tidak suka “terbang” ke luar daerah dengan berbagai dalih yang menggunakan uang rakyat.
Alasannya, banyak “PR” yang harus dikerjakan. Apalagi terangnya dalam data BPS menyebutkan, tingkat kemiskinan di Sulut per bulan Maret 2014 secara year to year (Maret 2013-Maret 2014) mengalami kenaikan.
Menurut jebolan Fisip UGM ini, anggota DPRD yang baru dilantik untuk fokus bekerja untuk rakyat. Pengentasan kemiskinan adalah tugas bersama legislatif dan eksekutif di Sulut yang mendesak dilaksanakan. Sebab berdasarkan hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) triwulan I tahun 2014 tingkat kemiskinan Sulut pada Maret 2014 sebesar 8,75 persen atau sebanyak 208,23 ribu jiwa. Sebelumnya data per September 2013 lalu sebesar 8,50 persen atau 201,09 ribu jiwa.
Dengan kata lain jelas Tumbelaka, jika dibandingkan dengan September 2013 presentase penduduk miskin di Sulut, bertambah 0,25 persen atau secara absolut telah terjadi penambahan jumlah penduduk miskin sekitar 7,1 ribu jiwa.
Karenanya Tumbelaka menekankan, agar para anggota dewan yang baru saja dilantik, jangan berperilaku seperti anggota dewan lama (periode 2009-2014, red). ”Bertugaslah dengan hati nurani dan jadikan ini sebagai pengabdian sesuai sumpah jabatan saat dilantik. Ingat sumpah anda selain didengar rakyat Sulut, juga dicatat oleh sang pencipta,” ingat Tumbelaka.

























