Manado – Gubernur Sulut Olly Dondokambey menggunakan standar tinggi bagi aparatur yang akan ikut lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama Pemprov Sulut.
Syarat untuk memenangkan kompetisi merebut jabatan setara eselon dua tersebut cukup berat. Selain punya kompetensi, para pejabat Pemprov harus bisa berbahasa Inggris, minimal pasif.
“Pak Olly (Dondokambey) kemungkinan bakal mensyaratkan kemampuan berbahasa Inggris, minimal bisa mengerti percakapan bahasa Inggris,” kata sumber Cybersulutnews di BKD Sulut.
Dibeber sumber, program Olly menjadikan Sulut sebagai tujuan pariwisata dunia membutuhkan aparatur negara yang pintar berbahasa Inggris. Olly juga ingin membawa Sulut berjaya di era MEA. “Tak hanya bahasa Inggris, ke depan mungkin kadis harus pintar bahasa Mandarin,” ujar dia.
Kaban BKD Femmy Suluh mengatakan, pihaknya segera membentuk tim Pansel. Femmy enggan membeber secara detail rencana pembentukan Pansel itu.
“Masih kita godok, bisa Pansel atau job fit,” ujar dia.
Sumber membeber, tim pansel lelang jabatan akan melibatkan pusat. Olly bakal mendatangkan staf Kementerian sebagai salah satu anggota pansel. “Bisa Ditjen atau Deputi,” kata dia.
Untuk proses asessmen, Olly menyiapkan tenaga profesional dari Universitas Indonesia (UI). “Olly ingin pejabat yang benar – benar bisa bekerja,” kata dia.
Dikatakan sumber, Pemprov bakal membentuk tim pansel beranggotakan tujuh orang, terdiri dari lima anggota independen serta dua birokrat.

























