Manado – Sejumlah terobosan dilakukan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (ODSK) di sektor pariwisata berbuah manis dan hasilnya tengah dirasakan warga Sulut.
Manado sebagai ibu kota provinsi Sulawesi Utara mendapatkan limpahan (tampias) besar dari hasil yang ditanam ODSK tersebut. Salah satu bukti yaitu Manado berhasil mendapatkan apresiasi pemerintah pusat lewat penghargaan Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018.
Penghargaan yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekomomi Kreatif Republik Indonesia ini karena Manado dinilai sebagai kota yang mampu meningkatkan arus kunjungan wisatawan di Indonesia.
Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI Arief Yahya dan perwakilan Kemendagri kepada Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata RI, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 17, Jakarta Pusat, Jumat (20/07) malam tadi.
Penghargaan yang diterima Kota Manado ini tak bisa disangkal merupakan pengakuan atas komitmen dan kerja Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw dalam memajukan pariwisata bumi Nyiur Melambai.
Diketahui, sejumlah upaya yang dilakukan gubernur Olly untuk memajukan pariwisata Sulut yakni dengan menerobos berbagai regulasi pusat yang selama ini menghambat majunya pariwisata Sulut. Berbekal jaringan luas di pemerintah pusat, Olly berhasil menjadikan Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) menjadi satu di antara bandara yang bebas visa bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Sulawesi Utara.
kebijakan di sektor pariwisata ODSK telah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut setelah dibukanya konektivitas dari dan keluar negeri lewat penerbangan langsung ke Manado dari sejumlah kota besar di Tiongkok.
Bahkan baru-baru ini, Wagub Steven Kandouw mengungungkap sejumlah penerbangan langsung dari beberapa kota besar Korea ke Manado telah dibuka.
Diketahui, strategi pembangunan pariwisata di Sulut bakal semakin optimal karena didukung upaya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang, pengembangan Bandara Sam Ratulangi dan kawasan Bunaken yang nantinya akan menjadi pusat jaring laba-laba bagi sistim pembangunan pariwisata Sulut.

























