THL, PALA dan Ketua RT Dipecat Untuk Menuju Bitung Hebat ?

Allan Zefo Umboh, Penyair dan Aktifis Muda  ini mempertanyakan mengenai pemecatan THL, Pala dan Ketua RT.
Allan Zefo Umboh, Penyair dan Aktifis Muda ini mempertanyakan mengenai pemecatan THL, Pala dan Ketua RT.

Bitung – Polemik tentang diganti atau dipecatnya para Tenaga Harian Lepas (THL), Kepala Lingkungan (Pala) dan ketua RT oleh Pemeritah Kota Bitung pada awal bulan April yang lalu menarik untuk disimak dan menjadi bahan diskusi diberbagai kalangan di Kota Cakalang.

Salah satunya menjadi sorotan, Allan Zefo Umboh SS, Aktifis Muda dan Penyair Bitung, mempertanyakan alasan yang menyebabkan terjadi PHK secara masal oleh Pemkot Bitung diawal pemerintahan walikota Max J Lomban M.Si dan Ir Maurist Mantiri.

“Jadi pertanyaan besar dari masyarakat kota Bitung, tak kecuali bagi saya pribadi yang menanyakan alasan yang mendasari ratusan THL, pala dan ketua RT dipecat ?,” kata Allan yang lagi menuntaskan study S1

Seharusnya setiap kebijakan yang diambil oleh Pemkot harus ada dasar yang jelas sesuai dengan peraturan yang berlaku, bukan sesuka hati atau terkesan ‘pembersihan’ karena alasan politik.

“Memang pengangkatan THL, Pala dan ketua RT adalah hak progatif walikota tapi jangan terkesan pengantian ini pembersihan akibat perbedaan sikap politik pada pilkada yang lalu,” ujar jebolan Sastra Unsrat Manado ini.

“Kalau ini demi peningkatkan kualitas kerja demi menuju Bitung Hebat tentu saya mendukung, tapi seharusnya proses pengrekrutan transparan dan adil. Jangan ada muatan politik seperti yang terlihat dalam proses sekarang ini”.

Menurut pria yang tak lama yang menyelesai studi serata 1 yang ke 2 di fakultas pendidikan unima ini, Pemkot harus jujur dan secepatnya menyelasaikan masalah ini dengan tuntas, apalagi gaji para Pala dan ketua RT belum dibayar sejak 3 bulan lalu padahal mereka tetap berkerja melayani masyarakat.

“ini ada apa tahang-tahang dorang pe hak ? Memang Pemkot so abis doi for mo bayar pa dorang? Kita kira dorang pe doi so di tata dalam ABPD kota Bitung 2016?, bagaimana mo menuju BITUNG HEBAT kalo masih banya pengangguran di kota ini,” tandasnya.

Allan juga mengapresiasi respon para penghuni gedung krucut sebutan gedung DPRD kota Bitung yang sangat merespon baik dengan masalah ini. “Dewan harus terus mengawal aprisrasi THL, Pala dan ketua RT sebab masalah ini mengenai hajat hidup orang banyak dan harus segara diselesaikan dan saya mendukung pengajukan hak angket yang dikumandangkan oleh 3 fraksi di DPRD kota Bitung jika itu dibutukan agar permasalaan ini ada kejelasan,” pungkas Allan.(fery bolung)

Tinggalkan Balasan