Tomohon Siap Raih Swasti Saba Wiwerda

Tomohon – Kota Tomohon telah berhasil meraih Kota Sehat kategori Swasti Saba
Padapa. Nah saat ini Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon sementara bersiap meraih penghargaan setingkat di atas yakni Swasti Saba Wiwerda.

“Swasti Saba Wiwerda itu sendiri merupakan penghargaan pemerintah pusat kepada kota yang berhasil menjadi daerah yang bersih, nyaman, aman dan sehat. Dalam penilaian yang dilakukan dua tahun sekali ini, pemerintah pusat mengkategorikan ke dalam tiga tingkatan yaitu Swasti Saba Padapa (pemantapan), Swasti Saba Wiwerda (pembinaan) dan Swasti Saba Wistara(pengembangan),”jelas Kabag Humas dan Protokol Pemkot Tomohon, Herry F F Lantang SSTP, Minggu (15/03).

Untuk mencapai kriteria tersebut lanjut Lantang, sembilan tatanan Kota Sehat telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yaitu kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum;kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi; kawasan pertambangan sehat; kawasan hutan sehat; kawasan industri dan perkantoran sehat; kawasanpariwisata sehat; ketahanan pangan dan gizi; kehidupan masyarakat yangsehat yang mandiri; dan kehidupan sosial yang sehat.

“Kesembilan tatanan tersebut dapat dipilih oleh kabupaten/kota berdasarkan kemampuan, sumber daya dan kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat. Oleh karena itu Pemkot Tomohon mengharapkan dukungan semua masyarakat agar piala Kota Sehat kategori ini bisa kita raih,” lanjut Lantang sembari mengatakan jika penilaian akan dimulai pada bulan Juni nanti.

“Sesuai himbauan Walikota, masyarakat Kota Tomohon diajak untuk terus mendukung setiap program dan kegiatan Pemerintah Kota yang kesemuanya untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon sendiri. Partisipasi aktif dan peran seluruh komponen masyarakat sangat penting, tentu melalui informasi yang terus disampai-sampaikan melalui para lurah, kepala-kepala lingkungan dan
wakil kepala lingkungan untuk memberikan pengertian da pemahaman kepada seluruh warga masyarakat,”tandas Lantang.

Sementara itu , Walikota Jimmy F Eman SE Ak melalui Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon dr Deesje Liuw M Biomed melalui Kabid Pencegahan, Pemberantasan penyakit dan Lingkungan sehat Agustinus V Nusa SPd mengatakan bahwa untuk tatanan penilaian dalam tingkatan ini adalah penilaian terhadap pariwisata sehat, pemukiman sehat, kehidupan masyarakat mandiri serta hutan sehat.

“Penyelenggaraan Kota sehat adalah rangkaian kegiatan untuk mewujudkan kota melalui pemberdayaan masyarakat, melalui forum yang difasilitasi oleh Pemerintah kota,”jelas Nusa.

Adapun penilaian untuk kota sehat adalah administrasi dari tahun 2013-2014 yang kesemuanya dinilai pada tahun 2015.

Ditambahkannya Nusa, penilaian Kelompok Kerja (Pokja) atau nama lain yang disepakati masyarakat adalah wadah bagi masyarakat di kecamatan dan kelurahan
atau yang bergerak di bidang ekonomi, sosial dan budaya, serta kesehatan untuk menyalurkan aspirasinya sekaligus berpartisipasi dalamkegiatan yang disepakati seluruh masyarakat.

“Untuk itu, masyarakat Kota Tomohon dihimbau untuk berperan serta dalam
menentukan arah, prioritas serta pembangunan seluruh wilayah Kota
Tomohon yang mengintregasikan berbagai aspek,”tukas Nusa.(maria)

Tinggalkan Balasan